LINIKATA.COM, KUDUS – Amuk si jago merah meratakan sebuah pabrik pengolahan kertas di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (9/9/2026) dini hari. Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk ini melalap bangunan utama gudang, tiga unit rumah warga, serta satu armada truk.
Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Karena lokasi insiden berada di tengah permukiman, warga berhamburan keluar rumah untuk bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menyelamatkan barang berharga.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Joko Adi, insiden bermula dari suara letupan keras yang disusul teriakan warga. Dalam hitungan menit, kobaran api langsung membesar akibat banyaknya tumpukan material kertas yang mudah terbakar.
Baca juga: UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan
”Awalnya ada suara riuh warga minta tolong. Api yang mulanya kecil mendadak langsung membakar area gudang. Sebelum armada pemadam tiba, warga sempat berupaya memadamkan secara manual,” ujar Joko.
10 Unit Damkar Dikerahkan
Sebanyak 10 armada pemadam kebakaran gabungan dari Damkar Satpol PP Kudus, BPBD, hingga unit swasta diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas yang tiba sekitar pukul 03.20 WIB berfokus melokalisasi titik api agar tidak menyebar ke permukiman lain.
Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kudus, Tarmuji, menjelaskan bahwa banyaknya material mudah terbakar menjadi kendala utama proses pemadaman di lapangan.
”Proses pemadaman membutuhkan waktu karena tumpukan kertas sangat tebal. Selain gudang, dampak kebakaran merusak satu armada truk dan tiga rumah, satu rumah rusak berat, sementara dua sisanya terdampak di beberapa bagian,” terang Tarmuji.
Baca juga: 87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas
Hingga Rabu pagi pukul 08.00 WIB, tim pemadam masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan demi memastikan tidak ada sisa sumber api.
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, total kerugian materiil ditaksir menembus angka Rp1 miliar. Penyebab pasti munculnya api saat ini masih berada dalam proses penyelidikan aparat Kepolisian Resor Kudus. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














