• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda

Redaksi by Redaksi
Agustus 31, 2026
in Regional
0
Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang mengingatkan para pedagang Pasar Rembang agar tidak terburu-buru mengosongkan tempat jualan mereka. Para pedagang diminta tetap bertahan di lokasi lama sampai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemerintah pusat turun secara definitif.

Anggota Komisi II DPRD Rembang dari Fraksi Demokrat, Joko Suprihadi, menilai kepastian dana pusat sangat krusial agar tidak muncul keresahan dan kerugian di tingkat pedagang.

​”Cuma untuk pindahnya kapan, yang penting semua disiapkan dulu saja. Nanti kalau sudah ada anggaran secara pasti atau anggaran itu definitif dari APBN. Nah schedule yang sudah dipersyaratkan oleh pusat itu kalau memang itu harus dikosongkan, baru proses dikosongkan. Jadi tidak serta-merta kemudian belum ada anggaran secara definitif kemudian pedagang harus pindah. Ini kan nanti kasihan,” kata Joko lewat telepon, Minggu (30/8/2026).

​Joko menceritakan, proyek revitalisasi ini memiliki dinamika panjang. Pada pemerintahan sebelumnya, anggaran APBN sebenarnya sempat disediakan. Namun, proyek tersebut batal terealisasi karena mayoritas pedagang menolak direlokasi ke pasar kambing dan memilih bertahan di lokasi lama (existing).

Baca juga: Takut Mangkrak, Pedagang Minta Kejelasan Anggaran Proyek Pasar Rembang

​”Pemerintahan baru ini kan janji politiknya untuk tidak mau mindah (lokasi pasar). Konsekuensinya, pedagang harus mengeluarkan biaya (relokasi mandiri). Kalau pindah seperti yang rencana dulu kan enggak banyak membuang biaya,” jelasnya.

Dinamika Relokasi dan Biaya Mandiri

​Sebab jika memakai skema awal, pedagang bisa tetap berjualan di lokasi lama dan baru pindah setelah pasar baru rampung. Namun karena pedagang meminta pembangunan tetap di tempat semula, maka pemda harus memikirkan skema relokasi sementara yang bervariasi dari segi ukuran dan jenis dagangan.

​Di sisi lain, Joko menyebut syarat pengajuan anggaran ke pusat saat ini jauh lebih rumit dan ketat dibanding sebelumnya. Berdasarkan presentasi dari Dindagkop ke Komisi II, pemda harus memenuhi standardisasi SNI hingga uji laboratorium.

​Terkait anggaran penunjang relokasi, Joko membeberkan kemampuan keuangan daerah saat ini sangat terbatas akibat adanya pengurangan dana dari pusat.

Baca juga: ​Pasar Rembang Dibongkar, Pedagang Wajib Pindah Sampai 30 November

​”Rencana relokasi sudah kita anggarkan, (karena) 2025 keterbatasan anggaran sehingga tidak mungkin memenuhi kebutuhan pedagang, sehingga dianggarkan untuk 2026 ini untuk bantuan relokasi. Tentu untuk yang membuat ideal itu tidak mampu karena kemampuan keuangan daerah kan terbatas,” paparnya.

Kepastian Anggaran APBN

​Mengenai kapan waktu pasti pencairan APBN tersebut, Joko mengaku pihak legislatif di daerah belum mendapat tanggal pasti karena merupakan ranah penuh pemerintah pusat dan DPR RI. Namun, ia meminta pemda menjadikan jadwal pengosongan dari pusat sebagai syarat administrasi saja, tanpa buru-buru mengeksekusi pedagang di lapangan.

​”Kita menyarankan ya kalau memang harus dikosongkan sesuai dengan jadwal, yaitu harus menunggu informasi definitifnya anggaran dari APBN sehingga tidak ada rasa resah di tengah masyarakat. Ini kan semua itu untuk pedagang, untuk masyarakat. Kalau masyarakat tidak nyaman buat apa,” pungkasnya. (LK8)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Pasar Rembang
Previous Post

Palembon FC Bojonegoro Juara Adhyaksa Cup U12 2026 di Pati

Next Post

Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

3
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

3
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

2
Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Agustus 31, 2026
Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda

Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda

Agustus 31, 2026
Palembon FC Bojonegoro Juara Adhyaksa Cup U12 2026 di Pati

Palembon FC Bojonegoro Juara Adhyaksa Cup U12 2026 di Pati

Agustus 31, 2026
Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Agustus 29, 2026

Recent News

Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Sidak Revit Sejumlah SD di Rembang, DPRD Temukan Kusen Keropos

Agustus 31, 2026
Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda

Dana APBN Belum Jelas, DPRD Minta Relokasi Pedagang Pasar Rembang Ditunda

Agustus 31, 2026
Palembon FC Bojonegoro Juara Adhyaksa Cup U12 2026 di Pati

Palembon FC Bojonegoro Juara Adhyaksa Cup U12 2026 di Pati

Agustus 31, 2026
Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Agustus 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com