LINIKATA.COM, PATI – Perkembangan kondisi bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam kardus di sebuah bengkel mobil Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, membawa kabar lega. Setelah sempat dinyatakan kritis dan kelaparan saat pertama kali dievakuasi warga, kondisi kesehatan bayi malang tersebut kini dipastikan dalam keadaan sehat dan stabil.
Kini, bayi perempuan tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit As-Suyuthiyyah di Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil, untuk mendapatkan perawatan serta penanganan medis secara intensif.
Plt Kepala Puskesmas Trangkil, Heru Sulistiyanto, mengungkapkan bahwa usai menerima laporan penemuan sekitar pukul 09.00 WIB, tim medis Puskesmas Trangkil langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.
”Telah ditemukan bayi di wilayah Desa Ketanen. Ini berada di Puskesmas Trangkil, sudah diadakan pemeriksaan. Kondisi bayinya dalam keadaan sehat,” ujar Heru, Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Tega! Warga Ketanen Pati Temukan Bayi dalam Kardus di Kursi Bengkel
Lahir Normal Berat 3 Kilogram
Selain melakukan pemeriksaan kondisi fisik luar, tim medis Puskesmas Trangkil juga langsung memberikan tindakan medis darurat berupa imunisasi awal hingga injeksi vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh sang bayi.
“Puskesmas Trangkil sudah memeriksa, sudah dikasih salep mata, injeksi vitamin K, dikasih imunisasi HB, dan diperiksa gula darah,” beber Heru.
Dari hasil pengukuran medis, Heru menjelaskan bahwa bayi perempuan tersebut lahir dalam kondisi fisik yang sangat normal dan cukup bulan.
“Berat badannya 3 kilogram, panjangnya 48 sentimeter. Jenis kelaminnya perempuan,” tambah Heru.
Baca juga: Hamil dan Ingin Lanjut Sekolah, Siswi SMA di Rembang Nekat Aborsi
Dirujuk ke RS As-Suyuthiyyah
Guna memastikan perlindungan serta perawatan lanjutan bagi bayi malang yang ditinggalkan orang tuanya tersebut, pihak puskesmas langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) Kabupaten Pati.
Dari hasil koordinasi lintas instansi tersebut, diputuskan bahwa bayi dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
“Kami sudah menghubungi Dinsos dan Dinsos sudah menghubungi RS As-Suyuthiyyah. Alhamdulillah bersedia untuk dititipi bayi tersebut untuk perawatan yang lebih baik,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














