• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Redaksi by Redaksi
April 14, 2026
in Regional
0
Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Anggota JMPPK saat mendatangi Kantor Bupati Pati, Selasa (14/4/2026). Foto: Istimewa

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) membongkar fakta mengejutkan terkait penyusutan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Sukolilo. Lahan lindung yang semula seluas 11 ribu hektare, kini dilaporkan menyusut tajam hingga tersisa hanya 7 ribu hektare.

Penyusutan Signifikan Lahan KBAK Sukolilo

Koordinator JMPPK, Gunretno, menyebut kondisi di Pati berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Grobogan dan Blora yang justru mengalami perluasan lahan lindung. Di KBAK Sukolilo, lahan yang awalnya seluas 11 ribu hektare kini justru menyusut menjadi tujuh ribu hektare saja.

“Dua wilayah itu diperluas karena banyak yang memperjuangkan penyelamatan mata air. Oleh karena itu, kami berupaya untuk terus menyuarakan persoalan ini,” terang Gunretno saat menjelaskan kondisi di Pegunungan Kendeng, Pati.

Baca juga: Lestarikan Kendeng, Warga Pati Gotong Royong Tanam Ribuan Pohon

Ia mempertanyakan alasan logis di balik penyusutan tersebut. Padahal menurutnya, secara bentang alam (landscape) tidak ada yang berubah, baik dari situs sejarah maupun keberadaan titik mata air. “Penetapan KBAK itu kan melihat ponor dan mata air,” imbuhnya.

Desakan Peraturan Pemerintah untuk Ekosistem Karst

Meski begitu, Gunretno menyebut pihaknya tidak hanya fokus pada perluasan KBAK semata. Ia berharap pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan lebih kuat dalam perlindungan ekosistem karst secara menyeluruh.

“Jadi tidak hanya Peraturan Menteri melalui KBAK saja. Tapi ada Peraturan Pemerintah (PP) yang dapat melindungi ekosistem karst. Dengan begitu, perlindungan geologi dapat benar-benar terwujud. Kami khawatir kalau hanya fokus perluasan, wilayah di luar KBAK justru muncul ancaman,” terangnya.

Soroti Dampak Tambang di Kabupaten Pati

Gunretno juga menyoroti persoalan tambang di wilayah Pati yang hingga kini masih beroperasi. Meski berstatus legal, aktivitas tambang tersebut dinilai berdekatan dengan lokasi mata air dan ponor. Ia berharap pihak ESDM melakukan tinjauan ulang terhadap penetapan dan pengeluaran izin tambang di area tersebut.

Baca juga: Gerak Nyata Siswa SMP di Pati Tanam Ribuan Pohon di Kendeng

“Bila perlu, Bupati mengusulkan agar tidak diperpanjang izinnya. Bahkan perlu ditutup sebelum memenuhi kriteria. Kami melihat 90 persen melakukan pelanggaran dan belum memenuhi persyaratan,” tambah tokoh masyarakat Kendeng tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, pendapatan daerah dari sektor tambang di Kabupaten Pati hanya berkisar Rp147 juta per tahun. Angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan kerugian lingkungan yang dialami daerah. “Belum lagi dampak dari pengrusakan lingkungan seperti banjir yang di Kabupaten Pati terjadi terus-menerus,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

 

Tags: GunretnoGunung KendengJMPPK
Previous Post

Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Next Post

Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

Redaksi

Redaksi

Next Post
Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

Tegas! Internal PKB Pati Tolak "Pemimpin dari Luar": Kader di Atas Uang!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com