LINIKATA.COM, PATI – Curah hujan yang tinggi di daerah hulu memicu meluapnya Sungai Widodaren di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Senin (2/3/2026) malam. Akibatnya, jalur Pantura Pati–Rembang tergenang banjir dan menyebabkan arus lalu lintas padat merayap.
Luapan air sungai menggenangi badan jalan sepanjang kurang lebih lima ratus meter, dengan ketinggian genangan berkisar 25 hingga 30 sentimeter. Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha, mengungkapkan, karena tingginya intensitas hujan dari siang tadi, membuat sungai widodaren kembali meluap dan menggenangi jalur pantura. Warga pun mulai siaga, karena kiriman air dari Pati Selatan, masih sangat tinggi.
Baca juga: 3.522 PPPK Paruh Waktu di Pati Tak Dapat THR
“Warga diminta waspada karena debit air banjir kiriman dari hulu masih tinggi,” katanya.
Sementara Kanit Binmas Polsek Batangan, Aiptu Aris Suharman, mengatakan, banjir diakibatkan meluapnya Sungai Widodaren itu menggenangi 500 meter jalur pantura.
“Arus lalu lintas pun padat merayap, ketinggian air sekitar 20 cm,” katanya. (LK3)
Editor: Ahmad Muhlisin













