• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

44 Persen APBD 2026 Dipakai Gaji ASN, Pemkab Rembang Lakukan Ini

Redaksi by Redaksi
Januari 31, 2026
in Regional
0
Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Rembang, Drupodo

Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Rembang, Drupodo. Foto: Istimewa

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang kini tengah memperkuat langkah strategis dalam melakukan penataan belanja pegawai. Upaya ini diambil guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah sekaligus memastikan program pembangunan dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat tetap berjalan optimal di masa mendatang.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Rembang, Drupodo, mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun anggaran 2026, proporsi belanja pegawai daerah saat ini tercatat mencapai 44,02 persen dari total belanja APBD. Angka tersebut menjadi titik tekan evaluasi karena melampaui ambang batas yang ditetapkan oleh regulasi nasional.

“Dalam Pasal 146 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 ditegaskan bahwa belanja pegawai daerah di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui Transfer ke Daerah paling tinggi 30 persen dari total belanja APBD,” jelas Drupodo dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 yang digelar baru-baru ini.

Baca juga: Pemkab Rembang Akan Perbaiki 300 Ruang Sekolah pada 2026

Menurut Drupodo, penyesuaian kebijakan keuangan perlu dilakukan secara terencana dan terukur. Langkah ini sangat krusial untuk menghindari sanksi atau konsekuensi fiskal terkait pengelolaan dana transfer ke daerah sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 148 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.

Dalam laporannya, Drupodo memaparkan bahwa total belanja pegawai Kabupaten Rembang saat ini berada di angka sekitar Rp1,048 triliun. Dari jumlah tersebut, komponen gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyedot anggaran sekitar Rp677 miliar. Cakupan belanja ini tidak hanya untuk gaji ASN saja, tetapi juga meliputi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), belanja untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah, operasional DPRD, hingga belanja pegawai di lingkungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Melihat dari komposisi sumber daya manusia yang ada, mayoritas ASN di Kabupaten Rembang bertugas pada sektor pelayanan dasar yang vital. Data menunjukkan sekitar 44,37 persen ASN menduduki jabatan fungsional pendidikan dan 27,94 persen berada di jabatan fungsional kesehatan. Secara akumulatif, dari total 9.529 ASN yang terdiri dari 5.039 PNS dan 4.490 PPPK, sebanyak 72,31 persen di antaranya mengabdi pada dua sektor strategis tersebut.

Baca juga: Siap-Siap! BLK Rembang Buka Pelatihan Vokasi dari Las hingga Tata Boga

“Pendidikan dan kesehatan merupakan urusan wajib pelayanan dasar yang harus dipenuhi. ASN kita terdiri dari 5.039 PNS dan 4.490 PPPK. Tantangannya adalah menata belanja pegawai agar sesuai regulasi, namun tetap menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang menegaskan bahwa proses penataan belanja pegawai ini akan dijalankan secara bertahap dan adaptif dengan tetap berlandaskan pada regulasi nasional serta mempertimbangkan kondisi riil keuangan daerah. Dengan penguatan ruang fiskal ini, diharapkan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: APBD Rembang
Previous Post

Bosan 3 Pekan Ngungsi, Warga Doropayung Pati: Posko Bagus, tapi Enak di Rumah

Next Post

3 Pekan Banjir Pati, BPBD Ungkap Penyebab Genangan Sulit Surut

Redaksi

Redaksi

Next Post
3 Pekan Banjir Pati, BPBD Ungkap Penyebab Genangan Sulit Surut

3 Pekan Banjir Pati, BPBD Ungkap Penyebab Genangan Sulit Surut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com