• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kirim Barang ke Bali, Sopir Truk Ini Terjebak Banjir Pantura Kudus-Pati Selama 18 Jam

Redaksi by Redaksi
Januari 14, 2026
in Regional
0
Sopir truk ditemui di macet Pantura Pati-Rembang di Widorokandang, Pati.

Sopir Truk, Ocong saat ditemui di macet Pantura Pati-Rembang di Widorokandang, Pati. Foto: Linikata/Lk1

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Banjir yang menggenangi Jalan Pantura Pati-Rembang, Desa Widorokandang, Kecamatan/Kabupaten Pati sejak Minggu (11/1/2026) belum juga surut. Akibatnya, lalu lintas di jalur nasional tersebut macet hingga 3 kilometer.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya titik jalan berlubang yang membuat lalu lintas makin tersendat. Apalagi, ada beberapa lubang tersamarkan genangan yang membuat pengendara banyak terperosok.

Salah satu sopir, Ocong mengatakan, mengungkapkan, dirinya berangkat dari Semarang, Senin (13/1/2026) pukul 17.00 WIB dan baru sampai Pati pada Rabu (14/1/2026) pukul 11.00 WIB atau 18 jam perjalanan. Rencananya, dia akan mengirim barang ke Provinsi Bali.

Baca juga: Belum Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Pati Raya, Ini Alasan Gubernur Jateng

“Berangkat jam lima sore sampai sekarang belum lolos. Terjebak macet di dua titik Kudus dan Pati. Ini di Pati sendiri sudah lebih dari satu jam,” beber dia.

Menurut Sopir truk tronton itu, untuk waktu normal perjalanan dari Semarang ke Pati sekitar tiga jam, dan sampai Bali cuma satu malam. Namun, dengan kondisi banjir ini, dirinya juga sampai tidur di perjalanan.

“Kalau nggak banjir ya cuma satu malam. Ini aja belum ada separuh perjalanan,” katanya.

Ocong pun kini sudah pasrah jika kliennya komplain atas keterlambatan pengiriman barang. Mengingat, kondisi bencana ini tidak terpikirkan sebelumnya.

“Ya komplain sih komplain, cuma ya mereka menyadari,” kata warga Kabupaten Batang itu.

Namun, masalah selanjutnya bagi Ocong adalah ongkos perjalanan yang membengkak, untuk keperluan makan hingga bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Banjir dan Jalan Rusak, Kemacetan di Jalan Pantura Pati-Rembang Sampai 3 Km

“Wah, kalau ongkos udah nggak bengkak lagi. Minimal untuk makan dan solar,” katanya dengan tertawa getir.

Sopir lain, Supri mengatakan, untuk antrean kendaraan melewati banjir di Pantura Pati sudah lebih dari satu jam. Itu belum menghitung saat melintasi banjir.

“Tadi sudah padat sejak lampu merah (lalu lintas) Perempatan Tanjang sampai pertigaan sini (Widorokandang).

Sedianya, Supri akan mengirim barang dari Jakarta ke Surabaya. Namun, karena terjebak banjir, dirinya pasrah terlambat mengirim barang.

“Terlambat lah, telat. Semarang gak banjir, Kudus banjir, dan Pati ini juga banjir,” katanya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir PanturaBanjir PatiPantura
Previous Post

Detik-Detik Pemotor Nyaris Terseret Banjir Bandang di Pantura Kudus

Next Post

Kelenteng Hok Tik Bio Pati Bantu 1.500 Nasi untuk Korban Banjir

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kelenteng Hok Tik Bio Pati serahkan bantuan makanan untuk korban banjir

Kelenteng Hok Tik Bio Pati Bantu 1.500 Nasi untuk Korban Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com