LINIKATA.COM, PATI – Kelenteng Hok Tik Bio Kabupaten Pati menyalurkan bantuan 1.500 nasi boks untuk korban banjir di Kecamatan Pati, Rabu (14/1/2026). Bantuan itu langsung diserahkan kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Kalidoro, Kelurahan Pati Wetan, Dukuh Setulan dan Baran, Desa Sidoharjo.
Ketua Kelenteng Hok Tik Bio, Edy Siswanto, menjelaskan, mendekati imlek, pihaknya melakukan aksi sosial untuk membantu meringankan korban banjir. Untuk sementara ini, bantuan diberikan kepada warga sekitar kelenteng. Selain makanan, pihaknya juga memberikan bantuan karbol untuk membersihkan rumah.
“Hari ini kami memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga Kalidoro, Pati Wetan dan Sidoharjo. Ini dalam rangka menjelang Tahun Baru Imlek,” katanya saat ditemui di posko pengungsian Kelurahan Kalidoro di Masjid Jami’ Rohmanti An Nur.
Baca juga:
Edy menjelaskan, untuk hari ini pihaknya menyiapkan 1.500 porsi nasi boks. Lauknya bermacam-macam, ada telur, sayur tahu, mi, dan kerupuk.
Bantuan ini akan terus disalurkan sampai bencana banjir benar-benar selesai. Pihaknya juga sudah punya tim dapur umum yang selalu siap jika dibutuhkan.
“Bantuan ini akan terus dibagikan sampai secapeknya tukang masak atau relawan,” beber dia.
Meski setiap hari akan memberikan bantuan makanan, pihaknya belum akan mendirikan dapur umum di Kelenteng Hok Tik Bio. Dia menyebut, dapur umum itu akan ada saat menjelang Tahun Baru Imlek seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Dapur umum belum, nanti kalau pas Imlek. Biasanya kan 11 hari. Dapur umum itu untuk masyarakat di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Lurah Kalidoro, Nur Hadi, mengatakan, banjir mulai merendam permukiman pada Jumat (9/1/2026) dan sampai Rabu (14/1/2026) belum juga surut. Kemudian warga yang terdampak banjir ada 1.295 jiwa dari 300an Kartu Keluarga (KK).
“Memang banjir ini sangat parah ya karena daerah kami berada di cekungan dan di pinggir aliran sungai. Sehingga sangat rawan banjir,” katanya.
Menurutnya, saat ini kondisi warga banyak yang sakit. Bahkan, setiap harinya ada puluhan warga yang berobat di posko kesehatan dengan keluhan flu hingga gatal-gatal.
Baca juga:
“Kemarin yang berobat itu yang sakit ada 42 orang, tadi 45 orang. Kondisi warga paska banjir ini banyak yang terkena gatal-gatal dan sakit kulit, kemudian batuk pilek juga,” ungkapnya.
Nur Hadi lantas berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu berbagai hal, mulai dari makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan bersih-bersih rumah.
“Kami ucapkan terima kasih banyak atas donasi-donasi dari berbagai pihak. Sehingga masyarakat ini merasa sangat terbantu,” ucapnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














