• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Sepanjang 2025, Kecelakaan di Kudus Didominasi Generasi Muda

Redaksi by Redaksi
Januari 2, 2026
in Regional
0
Sepanjang 2025, Kecelakaan di Kudus Didominasi Generasi Muda

Sejumlah petugas dari Satlantas Polres Kudus memperagakan kejadian kecelakaan lalu lintas, akibat melalaikan peraturan lalu lintas saat di jalan raya. Foto: Istimewa

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus mencatat tren angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kudus sepanjang 2025 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan kurangnya kewaspadaan pengendara, hingga kondisi infrastruktur jalan.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, melalui Kasatlantas AKP Royke Noldy Darean, menyebutkan bahwa kenaikan angka kecelakaan di Kudus pada 2025 cukup signifikan, baik dari jumlah kejadian maupun kerugian material dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kenaikan jumlah kejadian dari 1.035 menjadi 1.127 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga naik dari 113 menjadi 118 jiwa di tahun 2025,” ujar Royke didampingi Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Moh Jafar, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Polres Kudus Tangani 278 Kasus Kriminal di 2025; Dari Pembunuhan hingga Korupsi

Berdasarkan data, ada fakta memprihatinkan terkait profil usia korban. Kelompok usia produktif mendominasi angka keterlibatan kecelakaan, dengan rincian usia 10-25 tahun sebesar 40 persen, usia 26-40 tahun 30 persen, usia 41-50 tahun 20 persen, dan usia 51-70 tahun 10 persen.

“Tingginya angka pada kelompok usia 10-25 tahun, menunjukkan bahwa pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang paling rentan terhadap risiko kecelakaan di jalanan Kudus,” kata Jafar.

Adapun penyebab kecelakaan, lanjut Jafar, mayoritas kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error). Namun, kondisi lingkungan juga turut andil dalam memperburuk situasi.

“Rata-rata karena kurang kehati-hatian pengendara dan adanya infrastruktur jalan yang rusak di beberapa titik, serta minimnya penerangan jalan,” tambahnya.

Baca juga: Dua Pelaku Pengeroyokan Juru Parkir di Kudus Berhasil Diringkus

Faktor kecelakaan itu, akan menjadi evaluasi serius bagi pihak kepolisian dan instansi terkait. Kendati, pengendara meningkatkan kewaspadaan dan selalu fokus saat berkendara, serta mematuhi rambu lalu lintas tanpa terkecuali.

“Kami juga meminta agar selalu mengecek kondisi kendaraan agar tetap prima sebelum bepergian. Dengan kesadaran masyarakat yang meningkat, angka kecelakaan dan fatalitas korban di Kudus dapat ditekan,” pungkasnya. (LK9)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Kecelakaan
Previous Post

244 Kopdes di Pati Proses Bangun Gerai, Sisanya Kesulitan Cari Lahan

Next Post

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026

Recent News

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com