• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Atasi Banjir Rob, Pemerintah Akan Bangun Hybrid Sea Wall di Demak-Jepara Senilai 1,7 T

Redaksi by Redaksi
Juli 4, 2025
in Regional
0
Atasi Banjir Rob, Pemerintah Akan Bangun Hybrid Sea Wall di Demak-Jepara Senilai 1,7 T

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen saat menemui warga Demak, Jumat (4/7/2025). Foto: Linikata/LK4

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, DEMAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menargetkan pembangunan Hybrid Sea Wall atau tanggul laut hibrida di Kabupaten Demak pada September 2025. Tanggul ini akan membentang dari Sayung Demak hingga Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara dengan estimasi anggaran 1,7 triliun dri Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Hybrid Sea Wall ini dibangun untuk meneruskan proyek Giant Sea Wall dari Semarang hingga Sayung Demak yang terintegrasi dengan Jalan Tol. Pembangunan ini merupakan upaya mitigasi dampak rob yang meluas jika tol laut selesai dibangun.

Dalam kunjungan ke Demak, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, finalisasi pembangunan Hybrid Sea Wall telah dilaksanakan bersama ahli dari Universitas Diponegoro, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Demak.

Baca juga: Banjir Rob Tidak Mau Surut, Pemkab Demak Harap Tanggul Laut Segera Terealisasi

Menurutnya, tanggul ini didesain dengan kombinasi beton ringan berupa kelontong untuk menahan ombak. Konsepnya, konstruksi beton kelontong ringan itu ditata tiga tumpuk ke atas lalu diisi material hasil pengerukan sedimentasi sungai, sehingga mampu menjadi media tanam mangrove.

“Tujuannya agar membentuk ekosistem mangrove baru secara alami di kawasan pesisir. Dari sisi pembiayaan konsep ini dinilai lebih murah,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan banjir dan rob berbasis alam tersebut cocok dengan karakter tanah di Pantai Utara (Pantura) Jawa yang secara geologi merupakan tanah muda atau lunak.

“Hari ini saya tanyakan langsung pada masyarakat apakah rob ini bencana atau apa, karena kalau berbicara bencana tidak hanya soal butuh apa tapi pastinya juga tentang kemanusiaan. Oleh karena itu, penanganan banjir rob ini juga harus melibatkan semua elemen tidak hanya Pemerintah Pusat, provinsi atau kabupaten, tapi masyarakat harus mendukung dan gotong royong“ katanya.

Baca juga: Banjir Rob 3 Pekan Belum Surut, Kerugian Warga Sayung Demak Capai Ratusan Juta Rupiah

Setelah finalisasi dilakukan, lanjut dia, Pemkab Demak sendiri meminta waktu 1 bulan untuk melakukan kajian tanah. Pemkab juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait proyek ini, terutama pada daerah yang akan dilalui pembangunan Hybrid Sea Wall.

“Pekerjaan Hybrid Sea Wall juga direncanakan menjadi proyek multi years dengan harapan, pekerjaan lebih teliti, matang, dan berdampak maksimal. Pemerintah berharap pembangunan ini mendapat dukungan dari masyarakat, demi menyelamatkan Demak dari banjir,” tukasnya. (LK4)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Banjir RobBanjir Rob Sayung
Previous Post

Madrasah Salafiyah Kajen Telaah Kitab Karya KH Muhibbi Hamzawi tentang Akhlak

Next Post

IJTI Muria Raya Ajak Seratusan Anak Yatim Piatu Liburan di Kebun Syakira

Redaksi

Redaksi

Next Post
IJTI Muria Raya Ajak Seratusan Anak Yatim Piatu Liburan di Kebun Syakira

IJTI Muria Raya Ajak Seratusan Anak Yatim Piatu Liburan di Kebun Syakira

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

April 15, 2026
Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

April 14, 2026
Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

April 14, 2026
Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

April 14, 2026

Recent News

Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

Tegas! Internal PKB Pati Tolak “Pemimpin dari Luar”: Kader di Atas Uang!

April 15, 2026
Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

April 14, 2026
Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

April 14, 2026
Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

April 14, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved