LINIKATA.COM, KUDUS – Rumah milik Paiman (62), seorang buruh harian lepas di Dukuh Karang Sudo, RT 01 RW 04, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, ludes terbakar, Rabu (22/7/2026) pagi. Rumah yang didominasi material kayu itu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta isinya.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, melalui Kapolsek Jekulo AKP Danail Arifin, membenarkan insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena rumah dalam keadaan kosong.
”Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berada di ladang untuk bekerja,” ujar AKP Danail Arifin saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Baca juga: Kebakaran Landa Permukiman Padat di Mranggen Demak, Dua Rumah Ludes
Kronologi Kebakaran dan Suara Ledakan di Karang Sudo
Pihaknya menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Wahono (52). Pagi itu, ia dikejutkan oleh suara ledakan keras yang terdengar beberapa kali. Awalnya, Wahono mengira suara tersebut berasal dari pohon bambu yang terbakar di sekitar lokasi.
Penasaran, Wahono bersama warga lain, Imron Rosiadi (38), langsung mencari sumber suara. Betapa terkejutnya mereka saat melihat kobaran api sudah membubung tinggi dari dalam rumah Paiman.
Melihat api yang terus membesar, Wahono bersama warga sekitar spontan bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sementara itu, Imron segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Baca juga: Lupa Tak Matikan Kompor, Rumah di Getaspejaten Kudus Ludes Terbakar
Empat Armada Damkar Dikerahkan, Duga Korsleting Listrik
Respons cepat ditunjukkan oleh tim pemadam. Sekitar 15 menit kemudian, empat unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Armada bantuan tersebut terdiri dari satu unit Damkar PT Pura, dua unit Damkar Satpol PP Kabupaten Kudus, dan satu unit Damkar PT Noyorono Kudus.
Petugas bersama warga langsung melokalisasi api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk. Setelah baku hantam dengan api selama satu jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan total pada pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Material rumah yang didominasi kayu membuat api merambat sangat cepat hingga sulit dikendalikan warga di awal kejadian.
”Akibat insiden ini, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp30 juta,” pungkasnya. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin
















