LINIKATA.COM, KUDUS – Ribuan pencinta motor klasik Honda Astrea Grand memadati halaman Museum Patiayam, Kabupaten Kudus, Minggu (5/7/2026). Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia untuk meramaikan Jambore Nasional Ikatan Grand Indonesia (IKAGI).
Kegiatan yang digelar untuk memperkenalkan Situs Patiayam sebagai kawasan peradaban purba itu sekaligus mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan peserta sekitar 7.000 unit sepeda motor Honda Astrea Grand.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan piagam Rekor MURI kepada panitia penyelenggara atas keberhasilan menghimpun sekitar 7.000 Honda Astrea Grand dalam satu kegiatan. Suasana semakin semarak dengan penampilan barongsai yang menghibur ribuan peserta.
Baca juga: Upayakan Cagar Budaya Nasional, DPR dan MPR Tinjau Potensi Situs Patiayam
Ketua Panitia, Muhammad Zulfikar Prasetyo, mengatakan, pemilihan Museum Patiayam sebagai lokasi jambore merupakan bentuk dukungan komunitas otomotif dalam mempromosikan potensi sejarah dan budaya daerah agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk mempromosikan Museum Patiayam agar lebih dikenal masyarakat luas,” katanya.
Pihaknya berharap Jambore Nasional IKAGI dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat persaudaraan antarkomunitas motor klasik, tetapi juga menjadi media promosi destinasi wisata di berbagai daerah.
“Seperti di Kudus, Jambore jadi sarana edukasi dan wisata sejarah, sehingga Situs Patiayam semakin dikenal sebagai salah satu kawasan peradaban purba penting di Jawa Tengah,” harapnya.
Apresiasi Wakil Ketua MPR RI Terhadap Kolaborasi Komunitas
Melalui sambungan virtual, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, kolaborasi antara komunitas otomotif dan pelestarian situs sejarah menjadi langkah efektif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya bangsa.
“Jambore ini menjadi salah satu langkah efektif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya bangsa di Situs Patiayam,” katanya.
Baca juga: Tim Gabungan Selamatkan Fosil Gajah Purba Berusia Ratusan Ribu Tahun di Situs Patiayam
Harapan Peningkatan Kunjungan Wisatawan Ke Situs Patiayam
Sementara itu, Tim Sahabat Lestari Moerdijat, Agus Kurniawan, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Situs Patiayam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah Indonesia.
“Semoga jumlah kunjungan ke Museum Patiayam terus bertambah dan bisa jadi destinasi wisata unggulan,” tutupnya. (LK3)
Editor: Ahmad Muhlisin














