LINIKATA.COM, PATI – Musibah kebakaran hebat yang melanda kompleks pabrik pengolahan hasil laut PT Dua Putra Utama Makmur Tbk di Jalan Raya Pantura Pati-Juwana masih belum padam sepenuhnya. Setelah lebih dari sembilan jam berlalu, petugas pemadam kebakaran (Damkar) gabungan dilaporkan masih terus berupaya menjinakkan dua titik api yang tersisa.
Koordinator Lapangan Rescue BNPB, David Setiawan, memaparkan bahwa kebakaran melanda pabrik sejak pukul 6.00 WIB pagi. Hingga laporan ini dihimpun pada pukul 15.00 WIB sore, armada pemadam dari berbagai wilayah masih disiagakan di lokasi kejadian.
”Kami tadi pagi mendapat laporan dari Pabrik Dua Putra beserta dari jajaran kepolisian bahwa sekitar jam 6 kurang ada kejadian kebakaran. Perlu kita jelaskan bahwa mulai dari pagi tadi sampai saat ini, masih tahap lokalisir tapi sudah banyak yang padam,” ujar David Setiawan, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: 70 Persen Pabrik Dua Putra Pati Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam
Fokus Padamkan 2 Titik Api Tersisa di Gudang Belakang
David menjelaskan bahwa sebagian besar kobaran api utama yang sempat membubung tinggi pada pagi dan siang hari kini sudah berhasil dilokalisir dan dipadamkan. Kendati demikian, petugas belum bisa melakukan tahap pendinginan total lantaran masih ada dua titik bara api yang menyala di area buritan pabrik.
”Di belakang masih ada sekitar 2 titik. Masih, masih (pemadaman). Tetapi tidak seperti yang tadi pagi dan siang, menjelang siang tadi yang masih membara. Ini sudah mulai kondusif, mulai terkendali,” tutur David.
Bencana ini melumat sekitar 70 persen total bangunan utama milik perusahaan. Sedikitnya ada empat gedung produksi yang dikonfirmasi terbakar hebat. Gedung-gedung tersebut meliputi fasilitas cold storage (gudang pendingin) yang menyimpan bahan baku pangan seperti daging sapi hingga daging ayam, serta gudang produksi utama yang sarat akan material mudah terbakar seperti plastik kemasan.
Baca juga: Pabrik Dua Putra Pati Terbakar Hebat, Belasan Damkar Diterjunkan
Dikeroyok Belasan Armada Damkar Lintas Kabupaten
Masifnya skala kebakaran ini membuat penanganan harus dilakukan dengan strategi “keroyokan”. Belasan armada Damkar dan truk tangki penyuplai air dikerahkan ke lokasi, melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Pati, Damkar Jepara, Kudus, Blora, hingga Damkar Rembang. Sektor swasta dan Damkar sejumlah perusahaan besar di wilayah Pati Raya juga turut menerjunkan bantuan.
David mengakui bahwa petugas sempat menemui kendala di masa-masa awal pemadaman akibat pekatnya kepulan asap hitam, namun kendala teknis tersebut kini sudah bisa diatasi berkat lancarnya suplai air.
”Alhamdulillah, untuk saat ini, untuk kesulitan mulai terkendali. Jadi tadi suplai kita sudah kerja sama juga dari pihak Dua Putra, suplai untuk tangki juga sudah bagus. Jadi hanya awal saja tadi, di saat awal-awal saja karena asap,” tandasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















