LINIKATA.COM, PATI – Para peternak sapi di Kabupaten Pati kian laris diserbu pembeli hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Di antara berbagai jenis yang ada, sapi jenis limosin dan simmental menjadi yang paling banyak diburu oleh warga.
Pemilik Amira Farm di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, Ahmad Hyro Fachrus, menyebutkan bahwa harga sapi terpantau mengalami kenaikan pada tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya harga sapi masih berada di kisaran Rp21 juta, saat ini harganya telah menembus Rp23 juta per ekor.
“Naik sekitar Rp2 hingga Rp3 juta per ekor. Kalau ukuran yang di atas 400 kilogram dijual timbang. Itu juga naik Rp3 ribu per kilogramnya,” terang Hyro. Meski harga relatif stabil dengan tren kenaikan tersebut, ia mengaku ada sedikit penurunan volume penjualan jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini Tips dari Dispertan Pati Cara Pilih Hewan Kurban Sehat
Hewan ternak dari peternakannya tidak hanya diminati oleh warga Pati, melainkan juga dibeli oleh konsumen dari berbagai daerah lain seperti Semarang, Grobogan, dan Kudus.
“Kalau yang paling banyak diminati jenis limosin dan simmental, kebetulan karena ukurannya besar dan dagingnya banyak,” imbuhnya.
Tren Penjualan Domba Menurun
Berbeda dengan sapi, penjualan hewan kurban jenis domba di Amira Farm justru mengalami penurunan. Pada tahun ini, Hyro mengaku hanya menjual puluhan ekor domba saja.
Sistem penjualan domba di peternakannya menggunakan sistem timbang hidup. Untuk domba jantan dibanderol dengan harga Rp75 ribu per kilogram, sedangkan untuk domba betina dipatok Rp65 ribu per kilogram.
“Jualnya sistem timbang hidup. Pembeli tinggal datang, memilih, lalu dikalikan harganya,” tambah Hyro.
Fasilitas Antar Gratis dan Jaminan Kesehatan
Untuk memanjakan konsumen, Amira Farm menyediakan fasilitas pengantaran hewan kurban secara gratis sampai ke lokasi tujuan. Pembeli tidak perlu repot mencari kendaraan angkut sendiri.
“Mau diantarkan kapan, kami juga siap,” jelasnya.
Baca juga: Simbol Toleransi Ajaran Sunan Kudus, Alasan Kerbau Gantikan Sapi Sebagai Hewan Kurban di Kudus
Selain kemudahan transportasi, pihak peternakan juga memberikan jaminan penuh terhadap kesehatan hewan kurban yang dijual. Hyro menegaskan bahwa pihaknya melibatkan dokter hewan spesialis secara khusus untuk memantau kondisi seluruh ternak secara berkala.
“Kesehatan bagi hewan ternak nomor satu bagi kami. Kalau ada kendala kesehatan langsung diatasi, kebetulan kami ada dokter spesialis dari Bandung. Jadi untuk kurban dipastikan aman,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin













