• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Pemkab Rembang Siapkan Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, 11 Desa Jadi Prioritas

Redaksi by Redaksi
April 9, 2026
in Regional
0
Pemkab Rembang Siapkan Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, 11 Desa Jadi Prioritas
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang mulai mematangkan pelaksanaan program beasiswa pendidikan tinggi bertajuk “satu desa satu sarjana”. Program ini diarahkan untuk mendukung pemerataan sumber daya manusia (SDM) antar desa.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Achmad Solchan, menjelaskan, konsep “satu desa satu sarjana” memiliki beragam pemaknaan. Namun, Pemkab Rembang memilih pendekatan yang berfokus pada pemerataan jumlah sarjana antar desa.

“Istilah satu desa satu sarjana ini ada berbagai versi. Ada yang memaknai setiap desa harus menyekolahkan satu orang sampai sarjana. Tapi ada juga yang memaknainya sebagai upaya mengurangi disparitas jumlah sarjana antar desa. Nah, yang kita ambil adalah pendekatan kedua,” ujarnya dalam Ruang Rapat Bupati, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Sengketa Tanah KDMP Bangunrejo, Pemkab Rembang Klaim Beli Tanah di 90-an

Ia menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi 11 desa yang menjadi prioritas penerima program beasiswa pada tahun 2026. Penentuan tersebut didasarkan pada data dari Dinas Sosial terkait jumlah sarjana di masing-masing desa.

“Kenapa 11 desa, karena berdasarkan data Dinsos, desa-desa ini rata-rata baru memiliki sekitar 10 sarjana. Ini yang menjadi dasar kami untuk mengambil langkah penanganan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebanyak 11 desa tersebut meliputi Pakis (Kecamatan Sale), Logung (Kecamatan Sumber), Kajar (Kecamatan Gunem), Banyuurip (Kecamatan Pancur), Baturuno (Kecamatan Sarang), Blimbing (Kecamatan Sluke), Ngasinan (Kecamatan Kragan), Bogorejo (Kecamatan Sumber), Gilis (Kecamatan Sarang), Criwik (Kecamatan Pancur), dan Ngargomulyo (Kecamatan Lasem).

Meski demikian, program beasiswa tidak hanya terbatas bagi desa prioritas tersebut. Pemerintah tetap membuka kesempatan bagi desa lain di wilayah Kabupaten Rembang dengan mekanisme kuota tersendiri.

“Kami tidak hanya memberikan beasiswa kepada 11 desa itu saja, tetapi juga untuk seluruh Kabupaten Rembang. Hanya saja kuotanya kita pisahkan. Untuk jumlahnya sendiri masih bergantung pada hasil seleksi dan kemampuan anggaran,” tambahnya.

Terkait jumlah penerima, Solchan menyebut belum dapat dipastikan secara pasti karena bergantung pada pagu anggaran serta biaya pendidikan masing-masing mahasiswa.

“Dari pagu yang sama, misalnya Rp1 miliar untuk mahasiswa baru, jumlah penerima bisa berbeda-beda karena tergantung kampus tujuan dan besaran biaya. Jadi tidak bisa dipastikan jumlahnya,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menegaskan bahwa 11 desa tersebut telah ditetapkan sebagai prioritas penerima beasiswa pada tahun 2026. Ia juga meminta pemerintah desa untuk segera melakukan pendataan calon penerima.

“Total 11 desa ini kita putuskan menjadi desa prioritas penerima beasiswa di tahun 2026. Secara teknis, desa bisa segera mendorong warganya, karena paling tidak bulan Mei kita sudah harus mendapatkan datanya,” ujarnya.

Hanies menyebut, untuk sementara setiap desa diproyeksikan minimal mendapatkan dua kuota beasiswa, meskipun jumlah tersebut masih dapat berkembang.

“Angan-angan sementara, paling tidak dua orang per desa masih mungkin. Jadi 11 desa bisa sekitar 22 penerima. Kalau nanti memungkinkan, bisa kita tambah,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan di tingkat desa apabila jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, dengan mempertimbangkan aspek akademik dan kondisi ekonomi.

Baca juga: Gara-Gara Tuduhan Santet, Akses Rumah Warga Pulo Rembang Dipagari Tetangga

“Kalau kuotanya dua, tapi pendaftarnya lima, maka seleksi dilakukan di lingkup desa. Yang dipilih dua terbaik, tidak bersaing dengan desa lain. Prioritasnya yang tidak mampu, desil satu sampai lima, dan tentu yang berprestasi,” tegas Hanies.

Adapun jadwal seleksi mengikuti tahapan penerimaan perguruan tinggi, yakni sekitar Juli untuk perguruan tinggi negeri dan Agustus untuk perguruan tinggi swasta.

Pemerintah berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan di Kabupaten Rembang. (LK8)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: beasiswa
Previous Post

64 KDMP di Pati Dapat Fasilitas Motor Roda Tiga

Next Post

Sengketa Tanah KDMP Bangunrejo, Bambang Akan Buat Surat Terbuka pada Presiden

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lahan KDMP Disengketakan, Warga Bangunrejo Rembang Tuntut Hak

Sengketa Tanah KDMP Bangunrejo, Bambang Akan Buat Surat Terbuka pada Presiden

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

April 21, 2026
Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

April 21, 2026
Kejar Target Presiden, Wamenkes di Pati: Pasien TBC Diobati, Rumah Tak Layak Direnovasi!

Kejar Target Presiden, Wamenkes di Pati: Pasien TBC Diobati, Rumah Tak Layak Direnovasi!

April 21, 2026
Mual dan Pusing Kepala, 22 Siswa SD di Balongmulyo Rembang Diduga Keracunan MBG

Mual dan Pusing Kepala, 22 Siswa SD di Balongmulyo Rembang Diduga Keracunan MBG

April 21, 2026

Recent News

Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

April 21, 2026
Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

April 21, 2026
Kejar Target Presiden, Wamenkes di Pati: Pasien TBC Diobati, Rumah Tak Layak Direnovasi!

Kejar Target Presiden, Wamenkes di Pati: Pasien TBC Diobati, Rumah Tak Layak Direnovasi!

April 21, 2026
Mual dan Pusing Kepala, 22 Siswa SD di Balongmulyo Rembang Diduga Keracunan MBG

Mual dan Pusing Kepala, 22 Siswa SD di Balongmulyo Rembang Diduga Keracunan MBG

April 21, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved