LINIKATA.COM, PATI – Atlet karate asal Kabupaten Pati, Christopher Edbert Setiabudi, dijadwalkan mengikuti dua kompetisi internasional bergengsi di Tiongkok dan Spanyol sepanjang April 2026. Ajang pertama yang akan dihadapi adalah World Premier League (WPL) di Leshan, Sichuan, China pada 10–12 April 2026 mendatang.
Keikutsertaan Christo dalam WPL merupakan pencapaian signifikan mengingat turnamen ini hanya diperuntukkan bagi atlet yang masuk dalam jajaran 100 besar peringkat World Karate Federation (WKF). Saat ini, Christo tercatat menempati peringkat ke-71 dunia, sehingga berhak tampil di kompetisi yang biasanya didominasi oleh atlet peringkat 32 besar dunia tersebut.
Persiapan intensif telah dilakukan melalui pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Asian Games sejak akhir Januari 2026. Sebagai bagian dari uji coba terakhir, Christo bersama tim nasional telah menjalani simulasi tanding dengan Forki DKI Jakarta pada Kamis, 2 April 2026 dengan hasil yang dilaporkan memuaskan.
“Terima kasih atas kepercayaan PB Forki serta doa dari masyarakat Pati dan Jawa Tengah. Saya akan berusaha maksimal dan memberikan yang terbaik,” ujarnya pada Selasa (7/4/2026).
Dalam kejuaraan di Tiongkok, atlet kelahiran 11 Mei 2005 ini akan turun pada nomor kata perorangan putra. Meski akan berhadapan dengan karateka-karateka unggulan dari berbagai negara, Christo menegaskan kesiapannya untuk bersaing di level tertinggi demi meningkatkan jam terbang.
“Saya akan memanfaatkan kesempatan itu untuk menambah pengalaman. Belajar dari atlet top dunia, serta memperbaiki peringkat,” tandasnya.
Tampil di ajang WPL menjadi catatan penting bagi karier profesionalnya. Christo menilai kesempatan berlaga di kasta tertinggi kompetisi ranking resmi WKF ini merupakan peristiwa besar bagi daerah asalnya.
“Ini momen bersejarah, tidak hanya bagi saya tetapi juga untuk Kabupaten Pati dan Provinsi Jawa Tengah,” katanya.
Baca juga:
Setelah menyelesaikan pertandingan di Tiongkok, Christo akan melanjutkan perjalanan ke A Coruña, Spanyol, untuk mengikuti ajang Karate1 Series A pada 24–26 April 2026. Kompetisi berkelanjutan ini ditargetkan untuk mendongkrak posisi poin dalam peringkat dunia WKF.
Selain Christo, tim nasional Indonesia juga mengirimkan dua atlet kumite putri, Ceyco dan Leica, yang akan bertanding di kelas -68 kg dalam rangkaian kejuaraan internasional tersebut. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















