LINIKATA.COM, PATI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kondisi infrastruktur di Kabupaten Pati mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan pada sejumlah ruas jalan yang rusak demi menjamin kelancaran mobilitas masyarakat saat momen mudik dan lebaran mendatang.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk memprioritaskan titik-titik kerusakan parah agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Upaya ini dinilai krusial mengingat volume kendaraan diprediksi akan meningkat tajam dalam waktu dekat.
“Kami mendorong jalan yg rusak berat menjelang lebaran diprioritaskan untuk segera diperbaiki,” ujar dia, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Jelang Arus Mudik, Jalan Pantura Pati-Rembang Masih Dihantui Banjir
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga menyoroti adanya jalan kabupaten yang kembali rusak meski baru saja diperbaiki pada 2025 lalu. Ia menekankan agar pihak rekanan atau kontraktor segera mengambil tindakan karena proyek-proyek tersebut biasanya masih dalam masa pemeliharaan.
“Untuk jalan poros yang baru dibangun di akhir tahun 2025 yang masih dalam masa pemeliharaan, kami mendorong DPUTR untuk juga mendorong rekanan segera memperbaiki sebelum Hari Raya (Idulfitri),” terang dia.
Baca juga: Pemkab Rembang Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung Sebelum Idulfitri
Selain fokus pada pengaspalan jalan, DPRD Pati juga mengingatkan pentingnya normalisasi saluran air atau drainase yang tersumbat. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi genangan air di badan jalan saat turun hujan, yang dapat membahayakan pengendara serta mempercepat kerusakan aspal.
“Kemudian drainase yang fungsinya tidak signifikan, air di jalan tidak bisa mengalir ke drainase, kami dorong segera diatasi menjelang hari raya, agar saat hari raya terjadi hujan, jalan tidak digenangi air atau banjir di jalan,” tandas Muntamah. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













