LINIKATA.COM, PATI – Pedagang Kaki Lima (PKL) senang Alun-Alun Kembangjoyo akan dijadikan tempat car free day (CFD). Mereka berharap, upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati itu bisa mengembalikan tempat tersebut ramai kembali.
Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kembangjoyo, Thukul, mengatakan, peran serta Pemkab Pati sangat dibutuhkan untuk memotivasi pedagang agar kembali bersemangat. Mengingat, sudah bertahun-tahun tempat relokasi PKL Alun-Alun itu sepi pengunjung.
“Sangat senang sekali dan sangat mendukung karena situasi seperti ini sulit berkembang tanpa campur tangan Pemda. Sudah dua hari ini sejak kemarin membersihkan lapak yang tidak rapi, spanduknya usang dan robek kemarin dibersihkan PKL relokasi,” paparnya.
Baca juga: Hidupkan Ekonomi PKL, Pemkab Pati Rencana Gelar CFD di Alun-Alun Kembangjoyo
Ia berharap suasana Alun-Alun Kembangjoyo Pati menjadi ramai, sehingga, Alun-Alun Kembangjoyo jadi salah satu pusat Kota Pati.
“Harapannya ramai seperti di Simpang Lima. PKL ini kan program Pemda dan harus terus disupport dinas terkait. Tanpa itu kita tak berkembang sendiri,” kata Thukul.
Sejauh ini, ia menyampaikan keluhan pada sarana-prasarana yang kurang optimal. Jika dibiarkan, maka pedagang sulit berkembang bahkan sulit bertahan.
“Keluhan pedagang sarpras tidak mendukung, lambat laun kita tidak bisa berkembang. Ditambah amanat Perda (Peraturan Daerah) tidak dijalankan sepenuhnya. Kalau Simpang Lima nggak ada (pedagang), sini pasti mau (setuju) bebas dari PKL. Nyatanya berjalannya waktu gitu terus,” jelasnya.
Sejauh ini, lanjut dia, terdapat 365 lapak PKL yang tersedia dan 8 lampu penerangan di Alun-Alun Kembangjoyo. Pedagang sudah terkatung-katung selama 6 tahun lamanya. Sebelum dipindah di Alun-Alun Kembangjoyo, PKL telah direlokasi di belakang Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan.
“Kita di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) menyampaikan kalau sini diteruskan harus dibangun secepatnya, kalau tidak dikembalikan (Alun-Alun Simpang Lima). Ini 6 tahun menderita tanpa arah,” tuturnya.
“Harapannya ke depan bahwa nanti semua kegiatan Pemda akan dipusatkan di sini karena bagus. Kalau tanpa ini masyarakat belum tahu, terbengkalai bahkan lampu mati, pengunjung mau ke sini bingung masih ada PKL atau tidak?” pungkasnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, akan mendesain Alun-Alun Kembangjoyo menjadi lokasi Car Free Day (CFD) di Kabupaten Pati, sehingga titik keramaian bukan hanya di Alun-Alun Simpang Lima Pati dan Jalan Panglima Sudirman saja.
“Alun-Alun Kembangjoyo setiap minggu genap akan kami adakan Car Free Day, jadi pentas seni anak-anak SMP (Sekolah Menengah Pertama)-SD (Sekolah Dasar) juga kita arahkan ke sini. Di minggu ganjil Car Free Day tetap di jalan Alun-Alun Simpang Lima dan Jalan Sudirman,” ungkap Chandra.
Baca juga: Janji Renovasi Tak Ditepati, PKL Alun-Alun Kembangjoyo Pati Bertahan Tanpa Kepastian
Pasca Hari Raya Idulfitri, Alun-Alun Kembangjoyo menjadi lokasi CFD ketika memasuki pekan genap. Sedangkan, Alun-Alun Simpang Lima Pati dan Jalan Panglima Sudirman menjadi lokasi CFD pada pekan ganjil.
“Minggu genap di sini, kita laksanakan setelah Lebaran di sini untuk meramaikan Alun-Alun Kembangjoyo ini,” ucapnya.
Editor: Ahmad MuhlisinÂ













