• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Potret Ketangguhan Perempuan Kudus dalam Tari Caping Kalo

Redaksi by Redaksi
Februari 9, 2026
in Regional
0
Potret Ketangguhan Perempuan Kudus dalam Tari Caping Kalo
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Cahaya lampu panggung Hotel @Hom Kudus menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan penyelamatan budaya pada Minggu (8/2/2026) malam. Tari Caping Kalo resmi diperkenalkan kepada publik sebagai simbol kebangkitan caping kalo, penutup kepala khas Kudus yang kian jarang ditemukan.

Caping kalo kini berada di ambang kepunahan. Tingkat kerumitan anyaman yang tinggi dan minimnya regenerasi pengrajin menjadi tantangan utama yang ingin dijawab melalui peluncuran tarian ini.

Kinanti Sekar Rahina, sang koreografer, menjelaskan bahwa tarian ini adalah buah dari riset panjang sejak Maret tahun lalu. Baginya, setiap gerak dalam tarian ini mencerminkan watak asli perempuan Kudus.

Baca juga: Program Gentingisasi Prabowo: Jamaludin Malik Dorong Genteng Kudus-Jepara Mendunia

“Perempuan Kudus itu unik; mereka rendah hati namun memiliki semangat yang lincah atau solah. Meski dalam balutan jarik yang rapi, gerak mereka tetap gesit. Inilah esensi yang saya tuangkan dalam Tari Caping Kalo,” ungkap Kinanti.

Lebih dari sekadar pertunjukan, Kinanti berharap nilai seni ini masuk ke sekolah-sekolah. Ia ingin anak muda tidak hanya pandai menari, tapi juga belajar ketelatenan menjalin bambu menjadi caping kalo yang halus, guna menumbuhkan empati terhadap warisan leluhur.

Langkah ini didukung penuh oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani. Ia melihat tarian ini sebagai identitas yang harus dibanggakan secara massal.

“Kami ingin tarian ini menjadi milik semua orang. Bukan hanya kelompok seni, tapi juga para pelajar, ASN, hingga organisasi wanita di Kudus. Ini adalah cara kita memuliakan kerakyatan menjadi warisan yang agung,” ujar Endhah.

Dia menyatakan bahwa keberhasilan Tari Kretek di tahun sebelumnya menjadi pelecut semangat untuk membawa Tari Caping Kalo ke level serupa.

“Target kami jelas, Rekor MURI di tahun 2026. Kami akan menggerakkan semua lini, mulai dari Dinas Pendidikan hingga kader PKK dan ASN, untuk mulai mempelajari tarian ini,” tegas Endhah.

Baca juga: KDMP Getas Pejaten Kudus Bakal Bangun Rest Area dan Pasar untuk Dongkrak PAD

Tak hanya lewat tarian, pemerintah juga memperkuat ekosistem pengrajin melalui kebijakan daerah. Setiap tanggal 23, warga Kudus diwajibkan memakai busana adat lengkap dengan caping kalo.

“Hal ini dilakukan agar permintaan produk meningkat dan kesejahteraan pengrajin yang nyaris punah tetap terjaga,” pungkasnya. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Tari Caping Kalo
Previous Post

60 Ribu Peserta BPJS PBI di Pati Mendadak Nonaktif, Ini Syarat Aktifkan Lagi

Next Post

Prioritaskan Lansia dan Disabilitas, Kemenag Kudus Matangkan Persiapan Haji 2026

Redaksi

Redaksi

Next Post
Prioritaskan Lansia dan Disabilitas, Kemenag Kudus Matangkan Persiapan Haji 2026

Prioritaskan Lansia dan Disabilitas, Kemenag Kudus Matangkan Persiapan Haji 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com