LINIKATA.COM, PATI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Winarto (40), nelayan asal Desa Kinanti, Kecamatan Dukuhseti yang hilang di Laut Jawa resmi dihentikan sementara. Satpolairud Polresta Pati telah menyampaikan hasil evaluasi operasi tersebut kepada pihak keluarga setelah tujuh hari penyisiran tidak membuahkan hasil.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan menegaskan bahwa tim telah berupaya seoptimal mungkin menyisir area kejadian sejak laporan pertama kali diterima.
“Seluruh tahapan SAR telah kami laksanakan dengan melibatkan unsur terkait dan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada,” ujar Kompol Hendrik, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Dua Nelayan Dukuhseti Pati Hilang Diterjang Badai: Satu Tewas, Satu Masih Dicari
Berdasarkan laporan kronologi, operasi ini berlangsung maraton sejak 22 Januari hingga 28 Januari 2026. Area penyisiran meliputi perairan Kabupaten Pati hingga masuk ke wilayah perairan Rembang.
“Selama tujuh hari pencarian, tim gabungan terus melakukan penyisiran baik di laut maupun pesisir, namun hingga batas waktu yang ditentukan korban belum berhasil ditemukan,” jelasnya.
Evaluasi dan Penghentian Operasi
Keputusan untuk menghentikan operasi SAR diambil setelah melalui pertimbangan teknis dan koordinasi antarinstansi di lapangan. Kompol Hendrik menekankan bahwa langkah ini diambil sesuai dengan prosedur tetap (Protap) yang berlaku dalam operasi penyelamatan.
“Penghentian sementara ini merupakan hasil koordinasi dan evaluasi bersama seluruh unsur SAR, serta tetap mengedepankan aspek kemanusiaan,” tegasnya.
Pihak kepolisian hadir langsung ke rumah keluarga untuk memastikan informasi tersampaikan dengan transparan dan jelas. “Kami datang untuk menyampaikan secara resmi hasil SAR sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga korban terkait langkah yang telah diambil,” tambahnya.
Apresiasi untuk Tim Gabungan
Di akhir keterangannya, Kompol Hendrik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh relawan dan petugas yang terlibat, sembari memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Hari ke-5 Pencarian Nelayan Hilang di Pati, Tim SAR Sisir Perairan Margoyoso-Juwana
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, Basarnas, BPBD, nelayan, dan masyarakat yang telah membantu tanpa lelah selama operasi SAR berlangsung,” tuturnya.
Ia pun menutup dengan ungkapan duka cita mendalam. “Kami turut berduka cita dan berharap keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” pungkas Kompol Hendrik Irawan. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














