LINIKATA.COM, REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang membuka pendaftaran pelatihan vokasi mulai 26 Januari 2026. Ada beberapa pelatihan yang disiapkan mulai las hingga tata boga.
Pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai 2 Maret 2026, sementara pendaftaran dibuka lebih awal untuk memberikan kesempatan masyarakat mempersiapkan diri. Pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota peserta telah terpenuhi.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Rembang, Diah Kurnianingrum, menjelaskan bahwa pada 2026 tersedia enam paket kejuruan pelatihan vokasi, yakni las, otomotif, menjahit, tata udara (AC), teknologi informasi dan komunikasi (TIK/TOA), serta tata boga. Khusus untuk pelatihan tata boga, peserta telah ditetapkan dari pendaftar tahun sebelumnya yang sempat tertunda pelaksanaannya.
Baca juga: Berburu Kampus Impian dan Peluang Beasiswa di Edufair 2026 Rembang
“Dengan demikian, masyarakat dapat mendaftar pada lima kejuruan pelatihan vokasi lainnya. Setiap paket diikuti 16 peserta, sehingga kuota pelatihan terbatas dan kami mengimbau masyarakat segera mendaftar,” jelasnya, Rabu (28/1/2026).
Diah menambahkan, durasi pelatihan disesuaikan dengan jenis keterampilan yang diberikan. Pelatihan tata boga menjadi yang paling singkat dengan waktu sekitar 14 hari kerja, sementara pelatihan las merupakan yang terpanjang dan diperkirakan berlangsung hingga Mei 2026. Seluruh pelatihan vokasi ini menitikberatkan pada praktik langsung, agar peserta benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri dan dunia usaha.
Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, jumlah pendaftar masih tercatat belasan orang di masing-masing kejuruan. Menurut Diah, kondisi tersebut masih wajar mengingat proses sosialisasi masih berjalan. Selain itu, sempat terjadi kendala teknis pada aplikasi pendaftaran Siap Kerja, namun saat ini sistem telah berangsur normal.
Baca juga: Perluas Akses Kesehatan, Pemkab Rembang Segera Bangun RSUD di Wilayah Timur
“Untuk memudahkan masyarakat, terutama yang belum terbiasa dengan layanan digital, BLK Rembang juga menyediakan pendampingan pendaftaran secara langsung di lokasi pelatihan,” ujarnya.
Melalui program pelatihan vokasi atau pelatihan keterampilan kerja ini, Pemkab Rembang berharap dapat menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjembatani kebutuhan pasar kerja dengan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Peserta pelatihan tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat menjadi bekal penting dalam mencari pekerjaan maupun merintis usaha secara mandiri. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin














