LINIKATA.COM, PATI – Di tengah acara penyerahan bantuan sembako di Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo, sebuah kisah pilu mengenai anak penyandang disabilitas menyita perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Persoalan tersebut terungkap dari percakapan Chandra dengan seorang warga bernama Kaswi. Putri (8)—bukan nama sebenarnya—yang merupakan anak penyandang disabilitas di desa tersebut, diketahui hingga kini belum pernah mengenyam bangku sekolah lantaran tidak ada anggota keluarga yang bisa mengantar dan menjemputnya.
Mendengar cerita tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati untuk segera mengambil langkah nyata. Ia meminta agar persoalan aksesibilitas tersebut dicarikan jalan keluar melalui armada angkutan sekolah yang dikelola Dishub.
“Ini harus segera ditindaklanjuti. Saya minta Dishub mencari solusi melalui armada antar-jemput angkutan sekolah yang sudah diinisiasi,” kata Chandra, Senin (14/9/2026).
Bagi keluarga kurang mampu tersebut, akses menuju ke sekolah menjadi kendala utama yang menghambat pemenuhan hak pendidikan bagi sang anak.
“Kalau memang kendalanya antar-jemput, kita harus mencari jalan keluarnya. Jangan sampai persoalan transportasi membuat anak tidak mendapatkan haknya untuk bersekolah,” ujar Chandra.
Baca juga: Polresta Pati Usut Kasus Dugaan Keracunan MBG, Bakal Tetapkan Tersangka?
Salurkan Bantuan Sembako
Terpisah, kegiatan penyaluran tersebut merupakan Temuan kisah anak disabilitas tersebut terjadi saat Chandra menghadiri penyerahan bantuan sosial sembako dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-55 di Desa Sukoharjo dan Desa Dadirejo.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa, menjelaskan bahwa paket bantuan yang dibagikan berasal dari swadaya jajaran Dishub serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Di Desa Sukoharjo kami menyalurkan 106 paket. Jumlah yang sama juga diberikan kepada warga di Desa Dadirejo,” katanya.
Baca juga: Lestari Moerdijat Tekankan Pentingnya Penuhi Hak Penyandang Disabilitas
Sasar Warga Kurang Mampu
Secara keseluruhan, terdapat 212 paket sembako yang disalurkan kepada warga kurang mampu di kedua desa tersebut. Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, dan gula.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana tatap muka dan penyampaian aspirasi antara jajaran pemerintah daerah dengan warga penerima manfaat. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













