LINIKATA.COM, PATI – Atlet asal Kabupaten Pati yang berhasil meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2026 dijanjikan bonus.
Pemberian apresiasi finansial tersebut dikucurkan guna memacu semangat serta memotivasi para atlet agar mampu menampilkan performa terbaik mereka.
Kebijakan bonus ini dipastikan memiliki payung hukum resmi yang sah untuk mengawal hak-hak para atlet daerah yang berprestasi di tingkat provinsi.
Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati, Sukarno, mengungkapkan rincian nominal bonus yang disiapkan. Atlet peraih medali emas diproyeksikan menerima Rp50 juta, peraih perak sebesar Rp25 juta, serta peraih perunggu mendapatkan Rp15 juta.
”Otomatis. Itu sudah diperbupkan. Bonus untuk emas itu Rp 50 juta, perak Rp 25 (juta), perunggu Rp15 (juta). Harus pasti, wong Perbup ada,” ujar Sukarno, Sabtu (12/9/2026).
Kendati demikian, bonus bagi para atlet berprestasi tersebut belum bisa dicairkan pada tahun anggaran 2026. Proses pencairan diprediksi baru dapat direalisasikan pada tahun 2027 lantaran alokasi anggaran tersebut belum masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati 2026.
”Cuma ini permasalahannya kan kalau ditaruh di KONI untuk anggaran 2026 kan enggak bisa. Karena ini kita itu kan enggak bisa menganggarkan sebelumnya. Jadi nanti ya kita upayakan di 2027,” kata Sukarno.
Baca juga: Dapat Anggaran Rp2,3 M, KONI Pati Sebut Kurang untuk Persiapan Porprov Jateng
Upayakan Alokasi APBD
Pihak KONI Kabupaten Pati berkomitmen untuk mengawal penganggaran bonus atlet tersebut agar benar-benar dapat terealisasi pada 2027. Peluang penganggaran dinilai masih sangat terbuka mengingat penyusunan APBD 2027 belum disahkan.
”Kemarin pada saat Rakerda, Pak Plt juga ngomong kalau 2027 itu anggaran agak ronggar/longgar. Nah, itu nanti ya ditempatkan di bagian Kesra kan bisa, untuk bonus,” ungkap dia.
Baca juga: KONI Pati Kekurangan Rp1,7 M untuk Persiapan 343 Atlet ke Porprov Jateng 2026
Motivasi Atlet
Sukarno menilai ketersediaan bonus memiliki peran krusial bagi perjuangan para atlet di lapangan. Dengan kepastian payung hukum dan nominal bonus tersebut, para atlet Kabupaten Pati yang berlaga di Porprov Jateng 2026 wilayah Semarang Raya diharapkan makin terpacu memboyong medali.
”Ya, otomatis ya. Karena itu ada Perbup-nya kan, ada dasar hukumnya. Supaya termotivasi lah anak-anaknya. Karena sudah berlatih berpoteng-poteng (bertahun-tahun) itu, dia kan yang diharapkan kalau dapat medali,” tandas dia. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













