LINIKATA.COM, KUDUS – Niat hati beristirahat usai menghadiri pengajian, pasangan suami istri di Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, justru dibuat terkejut. Mereka menemukan bayi perempuan dalam kondisi hidup yang sengaja ditinggalkan di teras rumah mereka pada Selasa (11/8/2026) malam.
Penemuan bayi malang yang masih terikat tali pusat dan berbercak darah tersebut sempat diabadikan dalam rekaman video amatir warga.
Pemilik rumah, Khumaidi, mengungkapkan penemuan itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Sepulang dari pengajian, pandangannya tertuju pada sebuah kantong kertas yang diletakkan di atas kursi teras.
”Setengah sebelas saya masuk rumah sama istri, terus ada bingkisan di situ. Saya ngomong sama istri, ‘Dek, ada bingkisan itu apa?’. Tak kira ya snack, kan kadang ada orang kasih jajanan gitu,” tutur Khumaidi.
Dugaannya meleset. Begitu bungkus kertas dibuka oleh sang istri, isinya bukanlah bingkisan makanan, melainkan sesosok bayi perempuan yang dibungkus kain seadanya.
”Setelah dibuka, istri saya teriak kaget, ‘Ada bayi, ada bayi!’. Tali pusat masih ada sekitar setengah meter ditutupi kain di dalam. Tapi kondisinya baik, sehat, putih, cantik,” ungkapnya.
Sadar akan situasi darurat tersebut, Khumaidi bergegas menghubungi bidan desa serta perangkat desa setempat.
Baca juga: Warga Puri Pati Digegerkan Penemuan Bayi di Tempat Sampah
Dirawat di RSI Sunan Kudus
Laporan itu direspons cepat oleh Kepala Desa Karangampel, Supama. Guna memastikan keselamatan bayi yang tampak mulai kedinginan, pihak pemdes segera melarikannya ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus sebelum melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
”Waktu itu setelah saya lihat, kondisinya masih baik. Saya bawa ke RSI untuk cari amannya dulu, baru habis itu lapor ke Pak Kapolsek. Yang penting saya mengamankan kondisi bayi itu karena kelihatannya sudah kedinginan,” kata Supama.
RSI Sunan Kudus merawat bayi perempuan tersebut mulai pukul 22.52 WIB. Wakil Direktur RSI Sunan Kudus, Wawan Eko Darmawan, menjelaskan bahwa bayi memiliki berat badan 2,64 kilogram dan panjang 48 sentimeter.
Meski kondisi umumnya tergolong stabil, tim medis menemukan adanya tanda-tanda dehidrasi ringan dan penurunan kadar gula darah pada sang bayi.
”Bayi diterima pukul 22.52 WIB diantar Pak Kades bersama beberapa warga. Berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,64 kilogram dan tinggi 48 sentimeter. Kondisi stabil, tampak sedikit dehidrasi dan gula darah agak turun,” papar Wawan.
Baca juga: Bayi Malang Ditemukan di Gang Growong Kidul Pati, Sempat Dikira Sampah
Kondisi Bayi
Melihat kondisi fisik kepala bayi yang masih dipenuhi lendir serta sisa darah persalinan saat tiba, Wawan memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan sekitar satu hingga dua jam sebelum ditemukan di teras rumah warga.
”Saat ini butuh perawatan dan pemantauan. Setiap dua jam kita cek sambil diberikan cairan supaya stabil,” jelasnya.
Kasus penelantaran bayi ini kini dalam penanganan intensif Polsek Kaliwungu. Aparat kepolisian telah menggelar olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan demi mengusut sosok orang tua yang tega membuang buah hatinya. Sementara itu, sang bayi masih berada di bawah perawatan medis ketat di RSI Sunan Kudus. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














