• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Redaksi by Redaksi
Agustus 6, 2026
in Regional
0
Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Seakeeper bersama siswa Yayasan Kanisius menanam bibit mangrove di kawasan Wisata Mangrove Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kamis (6/8/2026). Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Organisasi konservasi laut, Seakeeper, mengajak ratusan siswa Yayasan Kanisius untuk menanam bibit mangrove di pesisir Kabupaten Pati, tepatnya di kawasan Wisata Mangrove Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kamis (6/8/2026). Gerakan ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

​Seakeeper didirikan oleh tiga kakak beradik Michiko Wanandi, Mitsuko Wanandi, dan Miyuko Wanandi sebagai bentuk respons atas minimnya keterlibatan anak muda dalam menjaga ekosistem laut. Melalui serangkaian gerakan dan kampanye edukatif, mereka bertekad menumbuhkan kesadaran menjaga laut sejak dini serta mendorong aksi nyata demi kelestarian alam.

​Semangat itulah yang membakar antusiasme Seakeeper saat menyambangi kawasan pesisir Pati. Dalam aksi kali ini, mereka menggandeng 250 siswa dari lima sekolah di bawah naungan Yayasan Kanisius untuk menanam 1.000 bibit mangrove. Sekolah itu meliputi, SMP Kanisius Kudus, SMA Kanisius Kudus, SMP Kanisius Pati, SMP Kanisius Juwana, dan SMA Kanisius Yos Sudarso.

Baca juga: Cegah Abrasi, MAN 2 Pati Bersama PT Misaja Mitra Tanam 2.000 Mangrove di Pesisir Tayu

​Edukasi Generasi Muda Jaga Ekosistem Laut Sejak Dini

​Michiko Wanandi menjelaskan, sejak berdiri pada 2022, pihaknya telah berkeliling Indonesia, menyambangi sekolah-sekolah untuk menularkan semangat mencintai laut kepada generasi muda. Selain memberikan edukasi, Seakeeper juga sering terjun langsung melakukan aksi pembersihan laut hingga menanam mangrove.

​”Kami sudah mengunjungi beberapa sekolah di berbagai wilayah Indonesia, seperti Bandung, Semarang, Kudus, hingga Padang. Di sana, kami mengajarkan anak-anak tentang cara dan alasan mengapa kita harus menjaga lingkungan,” katanya.

Seakeeper bersama siswa Yayasan Kanisius menanam bibit mangrove di kawasan Wisata Mangrove Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kamis (6/8/2026). Foto: Linikata/LK1

​Menurutnya, kampanye ini penting karena menjaga laut bukan hanya tentang membersihkan pantai atau menanam mangrove, tetapi juga tentang membangun generasi yang memahami pentingnya menjaga ekosistem laut bagi kehidupan manusia.

​”Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat kaya akan biota laut. Kami ingin mengajarkan anak-anak bagaimana cara menjaganya serta meningkatkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya kelestarian laut,” jelas wanita yang menempuh pendidikan di Amerika Serikat itu.

Baca juga: MAN 2 Pati Peringati Harlah ke-30 dengan Tanam Ribuan Mangrove di Tunggulsari

​Pentingnya Fungsi Mangrove untuk Cegah Abrasi

​Gerakan edukasi ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Yayasan Kanisius, Yohannes Heru Hendarto. Menurutnya, proses pembelajaran langsung di lapangan ini penting bagi anak-anak. Mereka bisa langsung belajar potensi kerusakan alam dapat dihambat melalui pemeliharaan lingkungan yang lebih baik.

​”Inti dari seluruh pembelajaran ini adalah mengajarkan anak-anak sebuah prinsip, ‘Jika kita memelihara alam, maka alam pun akan memelihara kita.’ Ini adalah bentuk nyata merawat Ibu Bumi tempat kita hidup bersama,” pesannya.

​Selain itu, penanaman mangrove juga mempunyai dampak positif bagi lingkungan, mulai dari menyerap polutan dari laut hingga mencegah abrasi.

​”Bakau dan mangrove itu akar-akarnya secara alami dapat menyerap racun-racun dari laut. Tanaman mangrove juga akan menghalangi terjadinya abrasi. Jika terjadi abrasi dan luapan air pasang, hal itu bisa merusak tambak udang, tambak bandeng, hingga produksi garam milik masyarakat. Jika sarana produksi itu hancur, tentu sangat merugikan produktivitas dan perekonomian warga,” ujar Yohannes.

​Salah satu siswa, Flavia Vanessa Pribadi, mengaku senang dengan kegiatan semacam ini. Kegiatan penanaman mangrove ini bagus banget untuk melestarikan lingkungan. Ia pun mengajak siswa lainnya untuk ikut melestarikan lingkungan dengan aksi nyata.

​”Yuk teman-teman, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita, terutama ekosistem laut. Di dalam laut itu ada banyak sekali spesies hewan dan tumbuhan yang perlu kita lindungi, khususnya spesies-spesies yang keberadaannya sudah mulai langka dan hampir punah,” tandas Ketua OSIS SMP Kanisius Kudus ini. (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: mangroveSeakeeperYayasan Kanisius
Previous Post

Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tambah jadi 299 Orang dari 3 Sekolah

Next Post

SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

Redaksi

Redaksi

Next Post
SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Tanggapi Demo Bubarkan DPRD Pati, Bandang: Tidak Semudah Itu

Geram Dugaan Perundungan Siswa MTs, Komisi D DPRD Pati: Jangan Ada yang Tutupi Kasus!

Agustus 6, 2026
SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

Agustus 6, 2026
Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Agustus 6, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tambah jadi 299 Orang dari 3 Sekolah

Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tambah jadi 299 Orang dari 3 Sekolah

Agustus 6, 2026

Recent News

Tanggapi Demo Bubarkan DPRD Pati, Bandang: Tidak Semudah Itu

Geram Dugaan Perundungan Siswa MTs, Komisi D DPRD Pati: Jangan Ada yang Tutupi Kasus!

Agustus 6, 2026
SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

SPPG Mondoteko 3 Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG

Agustus 6, 2026
Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Jaga Laut, Seakeeper dan Ratusan Siswa Kanisius Hijaukan Pesisir Pati

Agustus 6, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tambah jadi 299 Orang dari 3 Sekolah

Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tambah jadi 299 Orang dari 3 Sekolah

Agustus 6, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com