LINIKATA.COM, KUDUS – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Kabupaten Kudus pagi ini. Mengawali hari kerja pertama pasca-libur Lebaran, Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar apel pagi yang dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat dan staf. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi halalbihalal sederhana sebagai ajang silaturahmi antar-pegawai.
Dalam arahannya, pimpinan menekankan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) segera kembali ke ritme kerja maksimal. Libur panjang bukan alasan untuk menurunkan produktivitas.
“Setelah cuti lama, mari kita buka lagi semangat kita. Jangan sampai loyo. Segera eksekusi program-program strategis, termasuk visi-misi Bupati dan Wakil Bupati agar terealisasi dengan baik,” tegasnya, Rabu pagi.
Baca juga: Kudus Berduka: Ribuan Pelayat Lepas Kepergian Sang Filantropis Bambang Hartono
Lanjut Sam’ani, di tengah kondisi ekonomi yang dinilai kurang stabil, ASN dituntut untuk inovatif agar mampu mendongkrak daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, peringatan keras diberikan bagi pegawai yang berniat menambah libur tanpa alasan sah.
“Kalau bolos, pasti kena sanksi. Kita harus survive dan memastikan ekonomi masyarakat tumbuh,” tambahnya.
Baca juga: Ali Badrudin Pastikan Pembangunan di Pati Tetap Jalan Meski Tanpa Sudewo
Terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA), ditegaskan bahwa kebijakan tersebut diserahkan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing dengan catatan tidak mengganggu kinerja. Pelayanan vital seperti kesehatan, perizinan, dan kependudukan (Adminduk) tetap wajib beroperasi penuh secara tatap muka.
“WFA itu bukan libur, tapi tetap bekerja di mana pun. Pelayanan publik hukumnya wajib diberikan secepat mungkin. Tidak boleh lama-lama, harus cepat dan memahagiakan masyarakat,” pungkasnya. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin















