LINIKATA.COM, KUDUS – Suasana khidmat menyelimuti pelataran Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) pada Jumat (20/3/2026) pagi. Ribuan warga Muhammadiyah Kabupaten Kudus tumpah ruah melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Di tengah momentum kemenangan tersebut, hadir Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang bertindak langsung sebagai khatib.
Dalam kesempatan tersebut Abdul Mu’ti memberikan sorotan terhadap eskalasi konflik global yang kian memprihatinkan. Ia menyampaikan pesan kemanusiaan yang mendalam, mendesak para pemimpin negara-negara yang bertikai untuk segera menanggalkan senjata dan menghentikan segala bentuk agresi militer.
Menurutnya, perang telah melampaui batas kewajaran manusia dengan menyisakan jejak destruktif yang nyata.
Baca juga: UMKM Kudus Kebanjiran Order Minuman Rempah hingga 15.000 Cup Jelang Lebaran
“Dampak peperangan sudah sangat jelas di depan mata, mulai dari hilangnya nyawa warga sipil yang tidak berdosa hingga kehancuran lingkungan serta infrastruktur yang fatal. Kami mendesak para pemimpin dunia untuk segera mengakhiri kekerasan, apa pun alasannya,” tegasnya di hadapan jemaah.
Persatuan sebagai Perisai Bangsa
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi oleh dinamika politik internasional yang bisa memicu polarisasi di dalam negeri. Ia menekankan bahwa kerukunan antarwarga adalah “benteng” utama yang tidak boleh runtuh akibat sentimen konflik luar negeri.
Ia berharap agar dampak destruktif dari peperangan di luar sana tidak merembet menjadi bibit perpecahan di tanah air. Menjaga soliditas nasional, menurutnya, bukan sekadar etika sosial semata, melainkan strategi krusial bagi keberlangsungan negara.
Baca juga: Bupati Kudus Tegaskan ASN Dilarang Terima Gratifikasi dalam Bentuk Apa Pun
“Mari kita jadikan kerukunan dan persatuan sebagai prioritas. Keduanya merupakan modal sosial dan modal politik fundamental untuk mentransformasi Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju, dan bermartabat di mata dunia,” tambah Mu’ti.
Pelaksanaan Salat Id yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Kudus ini berlangsung dengan sangat tertib. Kehadiran ribuan jemaah ini menjadi simbol nyata dari semangat kebersamaan dan perdamaian umat Islam di hari yang fitri. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














