LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali menunjukkan kepeduliannya bagi para perantau dengan menyediakan program mudik gratis menyambut Idulfitri 2026. Fasilitas ini dikhususkan bagi warga Bumi Mina Tani yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Program tahun ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dengan dukungan penuh dari Pemkab Pati. Sebanyak 10 armada bus telah disiapkan untuk mengangkut sekitar 500 penumpang, dengan kapasitas masing-masing bus mencapai 50 orang.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Nita Agustiningtyas, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah kalangan menengah ke bawah, termasuk pekerja harian dan mahasiswa.
Baca juga: MBG di Pati Tetap Jalan Selama Ramadan, Menu Diganti Makanan Kering
“Mudik gratis diselenggarakan mengakomodir perantau di Jabodetabek karena untuk sasarannya sendiri ada beberapa yakni ART, pekerja buruh pabrik, mahasiswa juga yang intinya dari kalangan menengah ke bawah,” jelasnya, saat dihubungi Sabtu, 21/2/2026).
Fasilitas dan Jadwal Keberangkatan
Menurut Nita, Keberangkatan serentak dijadwalkan pada 16 Maret 2026 dengan titik kumpul di halaman Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Acara pelepasan direncanakan akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah. Selain perjalanan gratis, para peserta juga akan mendapatkan fasilitas tambahan berupa kudapan untuk berbuka puasa di perjalanan.
“Biaya jelas gratis, kita tidak ada pungutan dalam bentuk apapun, entah fee atau tiket dan lain-lain, tidak ada. Terus ada fasilitas snack membatalkan puasa kita sediakan,” katanya.
Setibanya di Pati, lanjut Nita, para pemudik akan disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, manajemen pengantaran kali ini dibuat lebih terorganisir berdasarkan kelompok daerah asal guna memudahkan mobilitas hingga ke tingkat kecamatan.
“Penerimaan diterima Plt Bupati lalu bus mengantar mereka ke kecamatan terdekat,” terang Nita,” katanya.
Baca juga: Larang Karaoke Buka saat Ramadan, Plt Bupati Pati: Supaya Masyarakat Lebih Khidmat
Tips Bagi Calon Pemudik
Pihak Dinas Perhubungan mengingatkan agar para peserta selalu menjaga komunikasi dengan koordinator rombongan demi kelancaran perjalanan. Disiplin waktu dan keamanan barang bawaan menjadi kunci utama kenyamanan bersama selama mudik berlangsung.
“Komunikasi koordinator dengan penumpang harus diutamakan karena ini rombongan bukan individu. Diharapkan pemudik mengikuti arahan koordinator dan pengamanan barang-barangnya, jangan sampai ada keterlambatan,” pesan Nita. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














