LINIKATA.COM, KUDUS – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kayu kuno di kawasan permukiman padat penduduk, Desa Mlati Lor, Kecamatan/Kabupaten Kudus, Jumat (13/2/2026) malam. Material bangunan yang didominasi kayu membuat api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh isi bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Kobaran api yang tiba-tiba membesar sempat memicu kepanikan warga sekitar. Dengan alat seadanya, warga bergotong-royong mencoba memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Muhtar, penjaga rumah tersebut, menjelaskan bahwa bangunan dalam kondisi kosong tanpa penghuni saat api mulai muncul. Ia mengaku terkejut melihat api tiba-tiba sudah berkobar hebat dari bagian atas rumah.
Baca juga: Ditinggal Jualan, Rumah Warga Langgardalem Kudus Hangus Terbakar
“Tiba-tiba ada korsleting listrik, mungkin dari bagian atas. Begitu warga berteriak, saya langsung lari keluar dari rumah sebelah. Api langsung besar. Rumah ini kosong, biasanya saya cuma menaruh mobil di sini,” ujar Muhtar di lokasi kejadian.
Muhtar menyebut bahwa bangunan kuno tersebut sebenarnya tidak dialiri arus listrik secara aktif. Ia menduga api berasal dari gesekan atau korsleting kabel jaringan listrik yang melintas di sekitar atap bangunan, lalu percikan apinya menyambar material kayu yang kering.
Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kudus, Sutrimo, menyatakan bahwa pihaknya segera meluncur ke lokasi begitu menerima laporan. Fokus utama petugas adalah melakukan lokalisasi agar api tidak menyambar rumah-rumah tetangga, mengingat lokasi kebakaran berada di area padat hunian.
“Saat kami tiba, api sedang dalam posisi puncak (besar). Alhamdulillah, bisa segera kami atasi sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” jelas Sutrimo.
Meski demikian, petugas sempat mengalami kendala dalam proses pemadaman. “Kesulitan utama adalah kabel listrik di sekitar lokasi yang masih menyala, itu sangat berbahaya bagi personel. Selain itu, konstruksi rumah yang mayoritas kayu membuat api sangat cepat membesar,” tambahnya.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Api berhasil dikuasai dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 20.30 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Baca juga: Kandang Ayam di Ternadi Kudus Terbakar, 14 Ribu Ayam Hangus
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, bangunan kuno tersebut ludes tak tersisa. Kerugian materiil ditaksir mencapai lebih dari Rp100 juta.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh aparat Polres Kudus. Garis polisi juga dipasang di sekitar lokasi kejadian guna kepentingan olah TKP. (LK6)
Editor: Ahmad MuhlisinÂ













