• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang

Redaksi by Redaksi
Februari 12, 2026
in Regional
0
Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Perum Bulog merencanakan pembangunan infrastruktur pascapanen modern di Kabupaten Rembang berupa silo untuk penyimpanan gabah dan sentra pengering jagung. Silo tersebut dirancang berkapasitas hingga 9.000 ton dan mampu menyimpan gabah kering giling (GKG) sebelum diproses menjadi beras medium maupun premium.

Pimpinan Bulog Cabang Pati, Meitha Nova Riany menjelaskan, gabah yang diserap Bulog nantinya akan disimpan dalam silo sebelum diproses lebih lanjut. Dari penyimpanan tersebut, gabah dapat diolah menjadi beras medium maupun premium, bahkan dikembangkan menjadi produk turunan seperti tepung beras.

“Nanti padi masuk ke mesin Bulog, disimpan dalam silo kapasitas 9.000 ton. Kapan pun mau diproses menjadi beras premium atau medium, hasilnya tetap fresh,” jelas Meitha, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Amankan Stok, Bulog Pasok 500 Ribu Minyakita ke Pasar di Eks Karesidenan Pati

Menurutnya, beras yang dihasilkan merupakan bagian dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang akan disalurkan untuk kebutuhan stabilisasi maupun bantuan pangan. Dengan sistem penyimpanan modern, kualitas beras tetap terjaga.

“Berasnya selalu fresh. Fungsinya untuk menjaga standar harga, sehingga tidak ada lagi harga di bawah harga pembelian pemerintah,” tegasnya.

Selain beras, Bulog juga melihat potensi penguatan komoditas jagung di Rembang. Meitha menuturkan, harga jagung di tingkat petani kerap rendah karena belum memenuhi standar kadar air yang ditetapkan pemerintah.

“Yang diatur pemerintah itu jagung pipil kering. Kalau masih bonggol atau belum dipipil memang belum diatur. Untuk jagung pipil kering dengan kadar air 18–20 persen, Bulog membeli Rp5.500. Tetapi itu harus melalui proses pengeringan,” ujarnya.

Ia menduga rendahnya harga di tingkat petani, yang bisa berada di kisaran Rp3.500 per kilogram, disebabkan belum tersedianya fasilitas pengeringan. Karena itu, Bulog mendorong pembangunan Corn Drying Center atau sentra pengeringan jagung.

“Fasilitas ini untuk menurunkan kadar air setelah panen. Kalau itu ada, nilai tukar petani bisa meningkat dan harga mengikuti standar pemerintah,” katanya.

Baca juga: Bulog Jateng Ditarget Serap 374.658 Ton Beras di 2026

Terkait rencana pembangunan, membutuhkan dukungan Pemkab Rembang untuk penyediaan lahan seluas minimal lima hektare. Namun, lahan tersebut harus berstatus hibah karena Bulog tidak diperkenankan membangun di atas aset milik daerah tanpa proses hibah.

Seluruh pembiayaan pembangunan akan ditanggung Bulog, sementara proses administrasi hibah menjadi kewenangan pemerintah daerah dan DPRD.

“Minimal lima hektare karena kebutuhan mesin modern. Jika proses hibah selesai dan sudah ada persetujuan, kami targetkan pembangunan pada 2026,” jelasnya.

Menanggapi rencana pembangunan sentra pascapanen oleh Perum Bulog, Bupati Rembang Harno menyatakan dukungannya. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Rembang siap menyiapkan lahan sesuai kebutuhan.

“Pemkab akan menyiapkan lahan minimal lima hektare. Kalau bersama jagungnya, bisa sampai tujuh hektare,” ujar Harno.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan sangat membantu petani, terutama dalam penanganan pascapanen. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, proses pengeringan jagung kerap menjadi kendala.

“Kalau ini terealisasi, tentu akan membantu masyarakat petani dalam pascapanen. Terutama sekarang panen jagung, karena hujan dan kondisi cuaca, kita agak susah pengeringannya. Nanti mungkin di situ ada fasilitas pengeringan jagung,” jelasnya.

Harno juga mengungkapkan telah memikirkan lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan sentra tersebut. Salah satu opsi berada di kawasan lahan milik pemkab di bagian belakang area Gedung Olahraga (GOR) yang berdekatan dengan Kampus Undip. Akses menuju lokasi juga dinilainya cukup memadai karena dapat dilalui melalui Jalan Desa Kerep maupun jalan utama lainnya.

“Saya sudah berpikir, untuk awal bisa ditempatkan di bagian belakang. Sebelah utara kan Undip, kurang lebih ada 15 hektare. Masih ada luas lahan, nanti saya taruh di belakang. Lewatnya bisa lewat Jalan Kerep dan juga bisa lewat jalan utama. Nanti akan saya hitung kebutuhan luasnya untuk semuanya,” pungkas Harno. (LK8)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: BulogBupati RembangHarno
Previous Post

Tambal Jalan Blaru, DPUTR Pati: Sudah Lama Diperintah Plt Bupati Sebenarnya

Next Post

Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Redaksi

Redaksi

Next Post
Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
DPUTR Pati Usulkan Rp11 M untuk Perbaikan Jalan Pati-Kayen Termasuk Blaru

DPUTR Pati Usulkan Rp11 M untuk Perbaikan Jalan Pati-Kayen Termasuk Blaru

Februari 12, 2026
Jalani Sidang Eksepsi di PN Pati, Botok Cs: Kami Diperlakukan Sebagai Penjahat

Sidang Botok Cs: Eks Wakapolri Oegroseno Siap Jadi Saksi Ahli Meringankan

Februari 12, 2026
Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Februari 12, 2026
Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang

Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang

Februari 12, 2026

Recent News

DPUTR Pati Usulkan Rp11 M untuk Perbaikan Jalan Pati-Kayen Termasuk Blaru

DPUTR Pati Usulkan Rp11 M untuk Perbaikan Jalan Pati-Kayen Termasuk Blaru

Februari 12, 2026
Jalani Sidang Eksepsi di PN Pati, Botok Cs: Kami Diperlakukan Sebagai Penjahat

Sidang Botok Cs: Eks Wakapolri Oegroseno Siap Jadi Saksi Ahli Meringankan

Februari 12, 2026
Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Efek Alsintan Modern, Petani Mojorembun Rembang Untung Rp30 Juta per Hektare

Februari 12, 2026
Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang

Bulog Akan Bangun Silo Modern Berkapasitas 9.000 Ton di Rembang

Februari 12, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved