LINIKATA.COM, PATI – Seorang warga Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Sudi (52), dikabarkan hanyut di sungai Kedung Dowo sejak tiga hari lalu. Sampai Kamis (15/1/2026) ini, puluhan personel gabungan yang diterjunkan untuk mencari korban hasilnya masih nihil.
Kapolsek Gunungwungkal, AKP Sukarno mengungkapkan, puluhan personel ini dibagi tiga tim. Mereka disebar untuk menyisir Sungai Kedungdowo. Mereka berasal dari berbagai instansi, mulai dari Polsek Gunungwungkal, Koramil Gunungwungkal, Pemerintah Kecamatan, relawan, hingga Tim SAR.
”Ini kita bagi tiga titik. Mulai dari titik 0 sampaikan Jembatan Kedungwatu ada 25 personel. Kedungwatu ke Jembatan Jembulwunut 25 personel. Jembatan jembulwunut ke bendungan Puring juga 25 personel. Masing-masing kelompok didampingi tim SAR dan relawan,” ujar AKP Sukarno, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Seluruh Kecamatan di Pati Dilanda Bencana Banjir hingga Longsor
Dia menjelaskan, korban diketahui menghilang sejak Selasa (13/1/2026) lalu. Sudi awalnya pergi dari rumah untuk pergi ke sawah sekitar pukul 5.30 WIB. Korban membawa sepeda motor Vega R yang diparkiran di tepi sungai dan menyebarang sungai lantaran lahannya berada di seberang sungai.
Namun, hingga Selasa sore, korban tak kunjung pulang. Keluarganya pun mencari keberadaan korban ke lahan. Mereka menemukan motor korban terparkir di tepi sungai, namun mereka tak menemukan korban dan hanya menemukan sepeda motornya.
”Sudi ke sawah pukul 5.30 WIB dengan kendaran Vega R. Sampai sore tidak kembali warga mencari dan menemukan kendaraannya terparkir di pinggir sungai. Setelah dicari di sekitar tak ada. Kemudian melaporkan ke Kepala Sesa fan melaporkan kr kami pukul 18.06 WIB,” kata dia.
Pihaknya pun langsung mencari keberadaan korban hingga malam hari. Pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (14/1/2026) kemarin dan dilanjutkan hingga hari ini. Namun, korban belum ditemukan.
Baca juga: Terendam Banjir, Petani Ngurenrejo Pati Terpaksa Panen Dini Bawang Merah
Kapolsek Gunungwungkal pun memaparkan kendala pencarian korban. Kondisi cuaca yang ekstrem ditambah arus sungai yang deras membuat pencarian terkendala.
”Kendala hujan deras dan air naik. Medan bebatuan di sungai. Kami cari bersama dengan warga hingga kini. Mohon doanya agar saudara Sudi segera ditemukan,” pungkas dia. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














