• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Bikin Terenyuh, Ini Alasan Mbah Srinah Pilih Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot

Redaksi by Redaksi
Januari 9, 2026
in Regional
0
Bikin Terenyuh, Ini Alasan Mbah Srinah Pilih Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Di masa tuanya, Mbah Srinah, warga RT 1 RW 5 Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati memilih hidup sebatang kara di gubuk reyot. Dia mengaku tak ingin merepotkan kedua anaknya yang telah berumah tangga.

Mbah Srinah mengaku tinggal sebatang kara setelah suaminya meninggal kurang lebih tiga tahun lalu. Hari-harinya begitu sepi karena dua anaknya memilih tinggal di jauh dari ibunya yakni di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara. Mereka hanya sesekali menengoknya.

“Anak-anak mpon do omah-omah. Wes dadi wong, mboke seng gak dadi wong. (Anak-anak sudah berumah tangga. Sudah jadi orang, ibuknya yang nggak jadi orang,” bebernya dengan suara bergetar, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Kisah Mbah Srinah Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Desa Tunjungrejo Pati

Meski sang anak pernah meminta untuk ikut serta, tapi Mbah Srinah lebih memilih tinggal di rumah tersebut. Dia mengaku tidak enak bila ikut anaknya yang sudah berumah tangga karena anak-anaknya serumah dengan mertua.

“Mboten krasan ah. Morotuane kumpul. Mundak ditukari mengken. (Tidak betah ah. Mertuanya tinggal serumah, takut diajak berantem nanti,” katanya.

Selain makan dari bantuan warga, Mbah Srinah juga kadang ke pasar atau ke warung beli makan sendiri. Uang yang dibelanjakan itu dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial (bansos) lain, dan dari warga.

“Mangan kadang luru dewe, seringe dikei tonggo. (Makan cari sendiri, seringnya diberi tetangga,” ujar Mbah Srinah.

Menurut tetangganya, Yuliati, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mbah Srinah hanya mengandalkan belas kasih warga sekitar. Setiap hari, makanan diberikan secara bergantian oleh para tetangga.

“Mbah Srinah sudah tinggal di sini lebih dari sepuluh tahun. Makannya dari warga, gantian tiap hari. Kasihan, beliau hidup sendirian, tidak ada yang menemani,” ujar Yuliati.

Baca juga: Kisah Pilu Pedagang Plaza Pragola Pati, Sehari Belum Tentu Laku Satu Piring

Yuliati yang merupakan pemilik lahan itu juga menggaransi tanahnya bisa ditempati Mbah Srinah sampai kapan pun. Namun, pembangunan rumah permanen memang tidak bisa dilakukan karena aturan bantuan dari pemerintah mensyaratkan harus milik pribadi.

“Sampai kapan pun dia mau ya silakan, cuma kan kalau mau dibikinin tempat tinggal nggak bisa, karena bukan miliknya,” tandasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Kemiskinan
Previous Post

119 PPL Pati Ditarik ke Kementan, Tetap Kawal Program Bupati 1 Hektare 10 Ton

Next Post

Natal Bersama: Bupati Pati Ingatkan Jaga Kerukunan Demi Pembangunan Daerah

Redaksi

Redaksi

Next Post
Natal Bersama: Bupati Pati Ingatkan Jaga Kerukunan Demi Pembangunan Daerah

Natal Bersama: Bupati Pati Ingatkan Jaga Kerukunan Demi Pembangunan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026

Recent News

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Longsor di Dusun Kambangan Kudus Telan Korban Jiwa

Januari 11, 2026
Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Banjir Glonggong Pati: 1 Km Jalan Terendam, Ketinggian di Permukiman Capai 1 Meter

Januari 11, 2026
Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Seratusan Rumah di Doropayung Pati Kebanjiran, Ketinggian Semeter Lebih

Januari 11, 2026
Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok

Januari 11, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved