LINIKATA.COM, PATI – Warung Mbah Rum yang berada di Desa Kropak, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati itu memang tampak sangat sederhana. Namun, dibalik kesederhanaan itu, terdapat menu legendaris yang dicari banyak orang dari berbagai daerah.
Menu itu adalah Lontong Balungan. Kuliner legendaris ini mengandalkan tulang sapi yang dimasak hingga empuk dengan daging yang masih menempel dan memberikan cita rasa gurih yang mendalam.
Lontong san balungan itu lantas disiram dengan kuah lodeh yang khas. Kuah lodeh yang kaya bumbu dan santan inilah yang membedakan Lontong Balungan Mbah Rum dengan hidangan sejenis lainnya.
Baca juga: Gurihnya Petis Iga Bakar, Kuliner Khas Pati di Wedarijaksa
Untuk menikmati satu porsi Lontong Balungan yang lezat dan mengenyangkan ini, pelanggan cukup merogoh kocek sebesar Rp25.000 per piring. Menu itu bisa dinikmati setiap hari dari pukul 11.00 siang hingga habis.
Pengelola warung, Sindung, mengatakan, selain Lontong Balungan, dirinya juga menyediakan babat, kikil, telur, dan tahu. Dia mengungkapkan, menu-menu andalan ini selalu menarik puluhan pengunjung setiap harinya.
“Dulu, (pas di masa kejayaan, penjualan) bisa sampai satu kuintal sehari,” ujar Sindung, Jumat (2/1/2026).
Meski kini penjualan harian sedikit menurun, rata-rata konsumsi balungan sapi masih mencapai sekitar 20 kilogram per hari. Hal ini menunjukkan masih tingginya permintaan dan kecintaan masyarakat terhadap hidangan legendaris ini.
Salah satu pelanggan, Widiyanto, mengaku sangat menikmati Lontong Balungan di warung Mbah Rum tersebut. Menurutnya, rasa gurih hingga pedasnya sepadan.
“Sangat worth it lah bagi yang gak suka pedas. Karena rasanya pas, lontongnya juga gak keras, dan kuahnya juga enak banget,” ungkapnya.
Baca juga: Sedap Gurihnya Lentog Tanjung, Kuliner Legendaris Khas Kudus untuk Sarapan
Apalagi katanya, sensasi krokot balungan juga menambah nikmat menjajal kuliner yang baru pertama dirasakan itu. Sensasi itu mengingatkan kembali masakan-masakan khas tempo dulu.
Kemudian untuk harga, katanya juga sangat terjangkau di kantong. Sehingga, tidak perlu khawatir bagi pecinta kuliner untuk mencoba menikmati kuliner Lontong Balungan ini. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














