LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali melanjutkan renovasi Alun-Alun Pati. Sebelumnya, proyek ini dihentikan Bupati Pati Sudewo sebagai imbas batalnya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Agustus lalu.
Perbaikan yang dimulai akhir Oktober lalu itu menyasar beberapa objek yang dianggap mempersempit area warga yang berolahraga di Alun-Alun Pati. Beberapa objek itu seperti tempat duduk dari beton di bawah ringin hingga ornamen lampu di bagian selatan.
Ketika dikonfirmasi, Bupati Pati Sudewo mengaku pekerjaan tersebut bukan renovasi besar-besaran. Ia mengklaim anggaran revitalisasi Alun-alun Pati hanya sekitar Rp20 juta.
Baca juga: Jalan Rusak Akhirnya Diperbaiki, Warga Karangwono Pati Gelar Syukuran
“Tidak renovasi, kok. Anggarannya hanya kecil saja itu kira-kira memakan anggaran kurang lebih Rp20 juta,” ujar Sudewo, beberapa waktu lalu.
Bupati Pati Sudewo mengungkapkan, revitalisasi Alun-Alun Pati tersebut dilakukan untuk membuat pengunjung lebih nyaman. Menurutnya, sejumlah tempat duduk di Alun-alun Pati tidak berfungsi dengan baik.
”Supaya lintasan tidak mengganggu orang berjalan. Baik di pojok sama kursi ada empat tempat duduk yang memang tidak pernah dipakai tapi menjadi kendala orang berjalan kaki dan olahraga. Hanya memperbaiki. hanya Rp20 juta. Jadi bukan renovasi,” tandas dia.
Namun, anggaran yang diungkapkan Bupati Pati Sudewo ini berbeda dengan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung Cipta Karya DPUTR Pati, Slamet Budi Setiyanto memaparkan anggaran untuk revitalisasi Alun-Alun Pati sebesar Rp299 juta.
Baca juga: Perbaikan Dua Jalan di Wedarijaksa Pati Habiskan Anggaran Rp10 M
Kontraktor yang mengerjakan proyek ini yakni CV Abadi Makmur dengan waktu selama 40 hari mulai 29 Oktober hingga 7 Desember 2025.
”Ini datanya (anggaran Rp 299 juta),” ujar Budi melalui aplikasi pesan singkat sambil memberikan data rinci proyek tersebut. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














