LINIKATA.COM, PATI – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia resmi mengundur jadwal masuk dan mulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat Pati, Kecamatan Tlogowungu. Keputusan ini diambil lantaran pembangunan gedung sekolah dinilai belum siap sepenuhnya untuk ditempati.
Langkah tegas dari kementerian ini memprioritaskan faktor keselamatan bagi para siswa baru agar tidak terganggu oleh aktivitas proyek fisik yang masih berjalan di area sekolah.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia, membenarkan adanya surat keputusan resmi dari Pemerintah Pusat tersebut. Penundaan operasional ini murni menjadi kewenangan Kementerian Sosial yang menaungi lembaga pendidikan tersebut.
Baca juga: Plt Bupati Pati Pastikan Sekolah Rakyat Tlogowungu Beroperasi Juli Ini
“Pembangunannya belum 100 persen. Untuk keamanan dan kenyamanan anak didik semuanya. Proses belajar mengajarnya diundur,” terangnya lewat telepon, Senin (13/7/2026).
Progres Pembangunan Gedung Baru 88 Persen
Aviani menjelaskan, berdasarkan laporan teknis di lapangan, progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat Pati saat ini baru menyentuh kisaran 87 hingga 88 persen. Di beberapa sudut bangunan, para pekerja masih berfokus melakukan tahapan penyelesaian akhir (finishing).
Pertimbangan faktor risiko keamanan bagi anak-anak menjadi alasan utama Kemensos memilih opsi memundurkan kalender masuk sekolah, daripada memaksakan KBM berjalan di tengah kepungan material bangunan.
“Tidak masalah. Sudah dikomunikasikan. Yang mengundurkan tidak kita, ada surat resmi dari Kementerian (Sosial). Itu sekolah Kementerian bukan Pemda,” ucapnya.
Baca juga: Target Buka 10 Juli, Progres Sekolah Rakyat Tlogowungu Pati Baru 88 Persen
KBM Dijadwalkan Mulai Efektif Akhir Juli
Meskipun jadwal KBM reguler mengalami kemunduran, Dinsos P3AKB Pati menyampaikan bahwa koordinasi terkait jadwal pengganti sudah ditetapkan. Berdasarkan instruksi lanjutan dari Kemensos, para siswa dijadwalkan akan mulai beraktivitas di sekolah pada 31 Juli 2026 mendatang.
Sebelum melangkah pada pemberian materi pelajaran di ruang kelas, pihak sekolah terlebih dahulu akan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk proses adaptasi para peserta didik dengan lingkungan barunya.
“Direncanakan MPLS. Pengenalan dulu. Proses belajar mengajarnya belum. Arahan dari Kemensos tanggal 31 Juli. Sampai nunggu arahan lagi,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














