LINIKATA.COM, PATI – Banjir yang melanda Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah sejak tiga pekan lalu belum kunjung surut. Hingga Rabu (28/1/2026), genangan air masih merendam 17 desa hingga melumpuhkan aktivitas warga.
Menanggapi situasi darurat tersebut, PT Pertamina (Persero) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan logistik dan bahan bakar. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung operasional penanganan banjir serta kebutuhan dasar masyarakat di titik-titik pengungsian.
Dukungan Energi untuk Dapur Umum dan Alat Berat
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, kepada Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Baca juga: Hampir 3 Pekan Banjir Pati, 58 Desa Masih Terendam
Pertamina memfokuskan bantuan pada sektor kompetensinya, yakni energi, di samping paket sembako. Bantuan yang diberikan meliputi bahan bakar Dexlite untuk operasional alat berat untuk normalisasi sungai serta Bright Gas LPG untuk menunjang aktivitas memasak di dapur umum.
Rudi Ariffianto menyatakan bahwa kehadiran Pertamina adalah bentuk komitmen perusahaan dalam setiap kondisi kebencanaan di tanah air.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir langsung di Kecamatan Juwana untuk menyerahkan bantuan logistik serta bahan bakar. Logistik ini dipergunakan untuk kebutuhan dapur umum bagi warga yang masih terdampak banjir,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, pola bantuan energi ini merupakan langkah standar Pertamina dalam merespons bencana.
“Karena kompetensi kami di bidang energi, kami siapkan BBM untuk alat berat dan LPG untuk dapur umum. Ini sudah menjadi pola Pertamina, kami selalu hadir dalam situasi bencana sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kepada masyarakat,” jelasnya.
Komitmen Mitigasi dan Jaminan Stok LPG 3 Kg
Selain bantuan darurat, Pertamina juga menjalin diskusi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Pati terkait langkah pemulihan pascabencana dan mitigasi jangka panjang.
“Kami telah berdiskusi dengan Pak Plt Bupati terkait langkah ke depan, baik dari sisi mitigasi maupun pemulihan. Melalui program TJSL, Pertamina akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tidak hanya di Pati tetapi juga di wilayah lain,” tegas Rudi.
Terkait kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan gas melon di wilayah terdampak, Rudi menjamin bahwa pasokan LPG 3 kilogram tetap aman.
“Untuk daerah yang terdampak banjir, kuota LPG kami lebihkan. Jika di lapangan masih dibutuhkan tambahan, kami siap melakukan langkah lanjutan seperti operasi pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.
Baca juga: Nestapa Warga Karangrowo Pati: Terisolir Banjir, Kades Malah Ditangkap KPK
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pati
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat Pertamina. Menurutnya, bantuan bahan bakar sangat krusial untuk mempercepat proses normalisasi sungai di wilayah Juwana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang hari ini hadir memberikan bantuan sembako untuk dapur umum serta BBM Dexlite untuk operasional alat berat,” ujar Risma.
Risma menekankan bahwa normalisasi sungai menjadi fokus utama saat ini. Mengingat, penyebab utama banjir di Pati karena adanya pendangkalan sungai.
“Masih banyak sungai di Kabupaten Pati yang perlu dinormalisasi. Bantuan BBM dari Pertamina ini sangat meringankan pekerjaan di lapangan,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














