LINIKATA.COM, PATI – Tim SAR gabungan Satpolairud Polresta Pati kini tengah berkejaran dengan waktu dalam upaya pencarian Winarto (42), nelayan asal Desa Kenanti yang hilang di perairan Banyutowo, Rabu (21/1/2026). Memasuki hari kelima, Senin (26/1/2026), tim memperluas radius penyisiran hingga ke perairan Juwana dan Margoyoso demi memaksimalkan sisa waktu operasi sesuai standar prosedur.
Berdasarkan ketentuan, operasi SAR memiliki batas maksimal tujuh hari. Dengan sisa waktu yang kian sempit, Satpolairud Polresta Pati bersama Ditpolairud Polda Jateng mengerahkan segala daya upaya untuk menemukan korban sebelum masa operasi berakhir.
Fokus pada Jalur Arus dan Angin
Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menegaskan bahwa pencarian hari kelima ini dilakukan dengan perhitungan teknis yang lebih mendalam, mencakup analisis arah angin dan lintasan arus laut.
Baca juga: Hari ke-4 Nihil, Pencarian Nelayan Dukuhseti Pati Akan Berlanjut ke Rembang
“Hari ini kami fokuskan penyisiran di jalur yang diperkirakan menjadi lintasan arus laut berdasarkan perhitungan cuaca dan arah angin,” ujar Kompol Hendrik.
Sinergi dengan Nelayan Lokal
Mengingat luasnya area penyisiran yang kini mencapai perairan Margoyoso, Tim SAR tidak hanya mengandalkan perahu karet dan personel resmi, tetapi juga merangkul nelayan lokal yang lebih memahami “perilaku” laut setempat.
“Informasi dari nelayan sangat membantu, karena mereka mengetahui perubahan arus dan kondisi laut di wilayah ini,” jelasnya.
Komitmen Maksimal hingga Hari Ketujuh
Meski batas waktu tujuh hari kian dekat, Kompol Hendrik memastikan tim tidak akan menurunkan intensitas pencarian. Seluruh personel tetap diminta fokus pada tugas kemanusiaan ini dengan tetap menjaga keselamatan.
Baca juga: Dua Nelayan Dukuhseti Pati Hilang Diterjang Badai: Satu Tewas, Satu Masih Dicari
“Sesuai SOP SAR, pencarian dilaksanakan hingga tujuh hari, dan saat ini masih hari kelima sehingga operasi akan terus kami lanjutkan secara maksimal,” tegas Kompol Hendrik.
Keluarga dan masyarakat kini berharap besar pada upaya maksimal tim di sisa waktu yang ada. “Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan penyisiran lanjutan,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














