LINIKATA.COM, Pati – Ratusan rumah di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati terendam banjir akibat meluapnya Sungai Juwana sejak Sabtu (10/1/2026). Sampai Minggu (11/1/2026) ketinggian banjir masih satu meter lebih.
Kasi Pemerintahan Desa Doropayung, Soleh menjelaskan, banjir mulai masuk Desa Doropayung pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan catatan Pemerintah Desa Doropayung, terdapat 189 rumah terdampak dan 84 rumah kemasukan air banjir.
“Rumah yang kemasukan ada 84 rumah, tapi yang terdampak 189 rumah, ada sekitar 205 KK,” ujar Soleh.
Baca juga: Banjir Rendam Jalan Pantura Batangan Pati, Sejumlah Motor Mogok
Soleh mengungkapkan, ketinggian air di permukiman berkisar 65 hingga 95 sentimeter. Meskipun demikian, warga setempat belum ada yang mengungsi.
“Untuk sementara belum ada yang mengungsi,” katanya.
Menurutnya kondisi air banjir ini dimungkinkan masih bisa bertambah. Mengingat intensitas hujan di Kabupaten Pati masih tinggi.
“Kemungkinan kalau dengan kondisi seperti ini mengacu di pada tahun sebelum-sebelumnya akan semakin bertambah dan lama,” jelasnya.
Baca juga: 9 Kecamatan di Pati Diterjang Banjir hingga Tanah Longsor
Warga setempat, Tri Setyowati (58) menjelaskan, rumah miliknya kemasukan air banjir sejak Minggu (11/01/2026) dini hari dengan kedalaman 10 sentimeter.
“Kemasukan tadi malam jam 0.30 WIB. Ada sekitar 10 sentimeter. Barang-barang sudah diamankan yang dipunyai pakaian sampai perabotan dapur. Untuk kendaraan sudah diamankan di lokasi yang tinggi,” ujar Tri.
Pihaknya mengaku tidak merasa khawatir dengan banjir kali ini, lantaran Desa Doropayung sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya.
“Harus persiapan, tidak takut tidak, karena sudah terbiasa, pasti banjir,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














