LINIKATA.COM, KUDUS – Masyarakat Kabupaten Kudus dihebohkan dengan beredarnya sebuah video bermuatan asusila, yang diduga terekam kamera pengawas (CCTV) di lingkungan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Video syur itu diunggah di media sosial (Medsos) dan viral sejak Sabtu (3/1/2026).
Dalam keterangan video yang beredar, aksi tidak senonoh itu diduga dilakukan oleh oknum pegawai di salah satu ruangan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat tulisan “RMH TNGGA” yang memicu spekulasi kuat di kalangan netizen mengenai lokasi kejadian.
Pengunggah juga menyertakan narasi keras bertajuk “STOP PERILAKU AMORAL DI LINGKUNGAN PELAYANAN PUBLIK”. Narasi tersebut menekankan bahwa rumah sakit seharusnya menjadi ruang kemanusiaan yang suci untuk pelayanan dan empati. Bukan tempat tindakan amoral. Terlebih, Kudus yang dikenal sebagai Kota Santri sangat menjunjung tinggi nilai akhlak dan adab.
Baca juga: Buntut Tarian Seksi Viral, Komisi D DPRD Kudus Bakal Panggil Ketua KONI
Menanggapi kegaduhan tersebut, Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam, menyatakan bahwa pihak manajemen tidak tinggal diam. Pihaknya mengakui bahwa beredarnya video tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
‘’Besok kita mau rapatkan,’’ singkap Hakam saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026) pagi.
Baca juga: Polres Kudus Tangani 278 Kasus Kriminal di 2025; Dari Pembunuhan hingga Korupsi
Meski demikian, Hakam menegaskan, hingga saat ini pihak rumah sakit belum dapat memastikan apakah video tersebut benar-benar diambil di lingkungan RSUD dr. Loekmono Hadi atau melibatkan oknum pegawainya.
“Belum bisa memastikan, Mas. Semuanya berdasarkan praduga tak bersalah dulu. Terima kasih atas perhatiannya,” pungkasnya. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin














