LINIKATA.COM, KUDUS – Kehebohan mewarnai suasana akhir pekan di Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Sabtu (29/11/2025) sekira pukul 15.00 WIB. Sebuah rumah yang berdiri di kawasan padat penduduk bantaran sungai mendadak terbakar hebat dan mengejutkan warga sekitar.
Insiden ini terbilang ironis, lantaran saat api mulai berkobar di bagian belakang rumah, sang pemilik justru sedang berada di halaman depan jualan bakso. Warga yang menyadari adanya kepulan asap tebal segera berteriak meminta tolong dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mengingat, lokasi kejadian berada di gang sempit yang sulit diakses.
Ketua RW 02 Desa Langgardalem, Budi menuturkan kesaksiannya di lokasi. Ia menyebutkan bahwa api muncul secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya dan langsung membesar.
Baca juga: Toko Kelontong di Jakenan Pati Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
“Apinya tahu-tahu sudah besar. Penanganannya memang agak sulit karena akses jalan seperti ini (sempit), tapi alhamdulillah bisa tertangani setelah tim BPBD dan damkar gabungan tiba,” ujar Budi.
Ia juga menepis dugaan api berasal dari kompor, mengingat aktivitas memasak pemilik rumah dilakukan di depan.
“Pemiliknya ada, sedang jualan bakso di depan rumah. Area yang terbakar itu bagian belakang, yakni kamar tidur dan kamar mandi. Jadi tidak ada aktivitas memasak di titik api,” tegasnya.
Di sisi lain, Yusuf, salah satu relawan BPBD Kudus, menjelaskan tantangan teknis yang dihadapi tim pemadam. Selain akses jalan di tepi sungai yang sempit, material di dalam rumah turut memperparah keadaan.
“Api cepat sekali membesar dan sulit padam karena di dalam kamar terdapat kasur kapuk yang berlapis-lapis serta mesin cuci berbahan plastik,” ungkap Yusuf.
Mengenai penyebab kebakaran, Yusuf menduga kuat adanya gangguan pada instalasi listrik.
Baca juga: Gudang Produksi Kerupuk di Cendono Kudus Ludes Terbakar
“Dugaan sementara akibat korsleting, karena ditemukan steker listrik yang ikut terbakar di lokasi,” tambahnya.
Meski kobaran api sempat membuat panik, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, akibat kerusakan bangunan dan perabotan yang ludes, kerugian ditaksir sekira Rp50 juta rupiah. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














