LINIKATA.COM, KUDUS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Konsolidasi Dapil II di Hotel Sapphire Kudus, pada Minggu (20/9/2026).
Acara yang diikuti ratusan kader NasDem dari DPD Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak ini digelar sebagai langkah pemanasan dan evaluasi menyeluruh dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah, Akhwan, menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan bagian dari program kerja rutin DPW untuk mengecek kesiapan struktur pengurus serta kelengkapan administrasi di setiap kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
“Ini sebetulnya kegiatan program DPW Partai NasDem Jawa Tengah dalam rangka mengecek masing-masing kabupaten dan kota terkait kesiapan struktural dan administrasi. Hal ini menjadi salah satu syarat krusial sebagai peserta pemilu mendatang,” ujar Akhwan.
Akhwan menjelaskan, persiapan dinilai penting lantaran tahapan verifikasi kepengurusan partai politik untuk Pemilu 2029 diperkirakan sudah mulai berjalan pada pertengahan 2027.
Baca juga: Peringati HUT ke-14, NasDem Kudus Tegaskan Komitmen Restorasi dan Politik Kemanusiaan
Target Rebut Kursi Hilang di Kudus
Dalam kesempatan tersebut, Akhwan menyoroti pekerjaan rumah utama DPD NasDem Kabupaten Kudus, yakni mengembalikan pamor partai serta merebut kembali kursi legislatif yang sempat hilang pada Pemilu 2024 lalu.
“PR NasDem di Kudus adalah mengembalikan pamor partai. Karena pada Pemilu 2024 kemarin kita kehilangan satu kursi, yang artinya ada penurunan kepercayaan dari masyarakat. Kita ingin kembalikan lagi agar perolehan kursi minimal bisa kembali seperti semula, dan insyaallah bisa bertambah,” tegasnya.
Meski demikian, Akhwan mengapresiasi kinerja kader di Dapil II (Kudus, Jepara, Demak) yang hingga saat ini masih menjadi percontohan bagi dapil-dapil lain di Jawa Tengah karena berhasil mencatatkan perolehan suara tertinggi.
Baca juga: Lestari Moerdijat Tekankan Pentingnya Penuhi Hak Penyandang Disabilitas
Strategi Berbasis Aksi Sosial
Guna mencapai target tersebut, NasDem telah menyiapkan strategi terukur berbasis data lapangan. Hasil survei internal yang dihimpun hingga 30 Agustus lalu diposisikan sebagai pemetaan awal pergerakan partai di daerah.
“Persiapan kami dimulai dengan survei. Apa yang kami kerjakan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat tidak asal bergerak, ada ukurannya. Hasil survei per 30 Agustus kemarin kami jadikan titik awal,” ungkapnya.
Selain survei, NasDem juga terus memacu berbagai program kerja sosial yang berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Sebetulnya sebelum ada survei pun kami sudah mulai dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan dinikmati langsung oleh masyarakat. Ini terus kami jalankan,” pungkas Akhwan. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin













