LINIKATA.COM, SEMARANG – MG Setos resmi memasuki babak baru dengan hadir sebagai Grand Setos Hotel. Transformasi ini menjadi langkah awal menuju perubahan menyeluruh dengan semangat menghadirkan pengalaman menginap, pelayanan, serta kenyamanan yang lebih baik bagi para tamu dan pengguna fasilitas hotel.
Di bawah manajemen baru PT Khatulistiwa Makmur Abadi dan kepemilikan baru Nur Arifin, Grand Setos Hotel dan Setos Building membawa visi untuk membangun kembali standar pelayanan yang semakin kuat. Kebersihan, kerapian, kenyamanan, and service berkualitas dijadikan fokus utama dalam setiap proses pembenahan ke depan.
Perubahan nama dan identitas bukan sekadar pergantian wajah. Grand Setos Hotel ingin menjadikan momentum ini sebagai titik tolak transformasi besar untuk terus bertumbuh, berbenah, dan memberikan pengalaman yang lebih optimal kepada setiap orang yang datang dan berkegiatan di lokasi tersebut.
Semangat tersebut juga tercermin melalui logo baru Grand Setos Hotel. Identitas visual yang menampilkan simbol bahtera dengan mengangkat logo GSH menggambarkan perjalanan baru berlandaskan fondasi kokoh, sebagai simbol kesiapan hotel untuk berlayar menuju masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, simbol kompas dengan empat penjuru mata angin merepresentasikan empat pilar dasar semangat kerja Grand Setos: bekerja dengan sukacita, berdoa, berikhtiar, serta senantiasa ingat untuk berbagi dan bersyukur.
General Manager Grand Setos Hotel, Arga Permana, menyampaikan bahwa transformasi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dijalankan dengan langkah terukur.
“Transformasi adalah keniscayaan yang harus dijalankan dengan percepatan yang terukur. Kami ingin memastikan seluruh proses perubahan dapat berjalan dengan smooth, tanpa mengurangi pelayanan terbaik yang kami berikan kepada para tamu,” kata dia dalam rilisnya, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Kuliner Hidden Gem di Ploso Kudus, Sop Daging Kerbau Cuma Rp10 Ribu
Pembenahan Menyeluruh
Vice President Operation and Commercials Grand Setos Hotel dan Setos Building, Wuryanto, menyampaikan komitmen serupa terkait penataan fasilitas. Fokus pelayanan Grand Setos Hotel tidak hanya ditujukan kepada tamu yang menginap, tetapi juga kepada para pengguna ruang untuk berbagai kegiatan dan acara, serta para tenant yang berkantor di Setos Building.
“Pembenahan dan penataan tentunya akan menjadi fokus kami ke depan. Kami ingin Grand Setos Hotel dan Setos Building bukan hanya terlihat lebih baik, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan pengalaman yang lebih baik bagi setiap tamu. Grand Setos hotel ini bukan satu-satunya hotel yang dimiliki oleh Pak Nur Arifin, ada beberapa hotel antara lain The New Atrium Jogja adalah sister company kami juga,” lanjut Wuryanto.
Baca juga: 5 Tempat Wisata Keluarga yang Wajib Dikunjungi di Pati
Awali Perjalanan Baru
Rangkaian transformasi ini turut ditandai dengan kegiatan tasyakuran bersama staf dan anak-anak panti asuhan. Dalam kesempatan tersebut, pemilik hotel, Nur Arifin, yang didampingi Dhina Christiana, menegaskan kesiapan unit usahanya dalam menyongsong standar baru industri perhotelan.
Dengan fondasi yang lebih kuat, semangat baru, and komitmen untuk terus berbenah, Grand Setos Hotel dan Setos Building siap berlayar membawa standar yang lebih baik demi memajukan industri hospitality di Kota Semarang dan Jawa Tengah secara keseluruhan. (LK7)
Editor: Ahmad Muhlisin













