LINIKATA.COM, PATI – Warga Dukuh Kebak, Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria pada Selasa (7/4/2026) siang. Korban yang diketahui bernama Marwan (56), ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya setelah dua hari tidak terlihat oleh tetangga.
Penemuan ini bermula dari kecurigaan Ketua RT setempat yang merasa janggal karena korban yang biasanya beraktivitas sebagai tukang bangunan mendadak hilang kabar.
Kronologi Penemuan: Berawal dari Bau Menyengat
Kepala Desa Ngepungrojo, Tri Santoso, menjelaskan bahwa penemuan jenazah ini berawal dari inisiatif Ketua RT 03 RW 02, Suwarno, yang meminta istrinya mengecek kondisi korban.
Baca juga: Misteri Penemuan Kerangka Manusia Tanpa Identitas di Lereng Muria Pati
”Sekitar jam 13.00 WIB Pak RT atas nama Pak Suwarno yang kebetulan tetangganya curiga karena sudah dua hari ini korban tak terlihat. Kemudian istrinya mengecek ke rumah korban. Ternyata ada sengatan bau di rumah korban. Ternyata Pak Marwan (56) sudah meninggal,” tutur Tri Santoso.
Mendapat laporan tersebut, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk tindakan lebih lanjut.
”Kemudian mereka mengubungi perangkat saya dan langsung kami menghubungi Pak Kapolsek,” ungkapnya.
Evakuasi dan Hasil Pemeriksaan Medis
Pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Pati II segera tiba di lokasi dan memasang garis polisi. Jenazah korban akhirnya dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB dan dibawa ke RSUD RAA Soewondo untuk keperluan penyelidikan penyebab kematian.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tim medis menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria yang secara administrasi tercatat sebagai warga Jambi tersebut.
”Perkiraan kemungkinan meninggal dua hari. Keadaan masih utuh. Untuk penyebab meninggal masih kita dalami. Ini diperiksa di RSUD RAA Soewondo,” jelas dr. Wiwin, dokter Puskesmas Pati II.
Baca juga: Pemkab Pati Ungkap Kendala Pendirian SMA Negeri di Jaken dan Tambakromo
Riwayat Korban: Masih Beraktivitas di Akhir Pekan
Sebelum ditemukan meninggal, Marwan masih terlihat aktif berkomunikasi dengan lingkungan sekitar pada Sabtu (4/4/2026) malam. Kades Ngepungrojo menyebut korban sempat menjenguk warga yang sakit dan melakukan rutinitas harian.
”Pekerjaan tukang bangunan. Sabtu sore masih sibuk mencuci. Tidak ada keganjalan. tinggal sendiri di sini. Asli sini tapi KTP Jambi. Riwayat sakit asam urat. Sabtu malam minggu masih silaturahmi dengan saudara di RW 3,” tandas Tri Santoso. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















