LINIKATA.COM, KUDUS – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Kudus mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Selasa (17/3) pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 17.887 kendaraan telah memadati jalur utama “Kota Kretek”. Meski volume kendaraan meningkat, pihak kepolisian memastikan situasi lalu lintas masih terkendali.
Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, menjelaskan, pergerakan didominasi kendaraan dari arah Kudus menuju Pati sebanyak 8.958 unit, sementara arah sebaliknya mencapai 8.558 unit. Sisanya, sekitar 1.500 kendaraan terpantau mengarah ke wilayah Jepara atau berputar di dalam kota.
“Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 745 unit per jam. Indikator Volume Capacity (VC) Ratio berada di angka 0,28. Artinya, meski ramai, arus mudik masih dalam kategori lancar,” ujarnya disela-sela memantau arus di Posyan Terminal Jati, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Mogok atau Habis Bensin, Rest Area Mobile Polresta Pati Siap Datangi Pemudik
Mengantisipasi lonjakan yang diprediksi terus meningkat hingga puncak arus mudik, Polres Kudus telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis melalui Operasi Ketupat Candi 2026. Selain penempatan personel di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan), tim khusus urai kemacetan juga diterjunkan.
“Tim urai siap bergerak cepat jika terjadi kepadatan di titik-titik rawan. Fokus kami adalah memastikan tidak ada hambatan berarti bagi para pemudik,” tegas AKP Royke.
Tahun ini, pelayanan mudik kian canggih dengan hadirnya SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas). Inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dari Polda Jateng ini memungkinkan pemudik memantau kemacetan secara real-time melalui chatbot WhatsApp.
“Dengan SIPOLAN, masyarakat bisa merencanakan perjalanan lebih baik, tahu di mana titik macet, hingga lokasi pos pelayanan hanya lewat ponsel,” tambahnya.
Baca juga: Bupati Kudus Tegaskan ASN Dilarang Terima Gratifikasi dalam Bentuk Apa Pun
Tak hanya pengamanan, kenyamanan pemudik juga menjadi prioritas. Di sejumlah pos, Polres Kudus menyediakan fasilitas “mewah” mulai dari cek kesehatan gratis, cafe corner, kursi pijat, hingga area bermain anak. Tersedia pula bengkel mobile dan ruang laktasi bagi ibu menyusui.
“Jika lelah, silakan istirahat di pos yang tersedia. Pastikan kendaraan laik jalan dan utamakan keselamatan agar sampai di kampung halaman dengan bahagia,” pungkas AKP Royke. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin














