LINIKATA.COM, PATI – SMAN 2 Pati kembali menghidupkan tradisi mulia melalui kegiatan Smandapa Berbagi yang digelar bertepatan dengan momen Ramadan. Penyaluran paket sembako yang menyasar anak yatim, kaum duafa, hingga masyarakat umum ini digelar secara simbolis di lingkungan sekolah, Jumat (13/3/2026).
Dalam acara yang dimeriahkan tarian tradisional dan band pelajar itu, SMAN 2 Pati memberikan 500 paket sembako dan santunan yang diberikan kepada 700 penerima manfaat.
Kepala SMAN 2 Pati, Sudarto, mengungkapkan, agenda rutin ini merupakan implementasi nyata dari proses pembelajaran bagi seluruh warga sekolah. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan slogan sekolah, yakni Terpercaya Hebat.
Baca juga: Indahnya Ramadan di Pati: Kelenteng Hok Tik Bio Gelar Buka Bersama Lintas Agama
“Langkah ini sesuai tagline kami yakni Terpercaya Hebat. Dimana dalam kata hebat, huruf H memiliki makna humanis. Dalam kehidupan bersama ini tentu harus peduli pada sesame,” terang dia.
Pihak sekolah sengaja memberikan ruang bagi para pelajar untuk terjun langsung agar mereka mendapatkan perspektif baru mengenai kepedulian sosial. Makanya, keterlibatan aktif siswa dalam kepanitiaan hingga penyaluran sembako langsung ke masyarakat menjadi poin penting dalam pembentukan karakter tersebut.
“Kami ingin agar mereka merasakan pengalaman belajar peduli sesama,” harap Sudarto.
Menurut Sudarto, tradisi ini sebenarnya telah berakar kuat sejak 2003, bermula dari konsep bazar Ramadan sebelum bertransformasi menjadi Smandapa Berbagi saat masa pandemi. Sudarto berharap budaya baik ini terus terjaga dan berkembang di masa depan.
“Harapannya kegiatan bisa terus dilestarikan dan berkembang sehingga menjadi budaya baik SMAN 2 Pati. Terlebih Smandapa berbagi sudah ada sejak 2003 lalu,” tambah beliau menjelaskan sejarah panjang kegiatan tersebut.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Wilayah III, Budi Santosa. Ia menekankan bahwa inisiatif seperti ini sangat krusial dalam membangun empati siswa di tengah gempuran zaman yang cenderung individualis.
Baca juga: Kelenteng Hok Tik Bio Pati Gelar Pasar Murah, Bantu Warga Siapkan Lebaran
“Terutama agar anak dapat saling berbagi, saling berempati. Dimana sekarang ini sikap itu mulai luntur. Kami harap terus dijaga dan dirawat,” kata Budi.
Melalui keberhasilan acara ini, diharapkan sekolah-sekolah lain dapat terinspirasi untuk menciptakan program serupa. Langkah ini dinilai efektif untuk mencetak generasi masa depan yang memiliki kecerdasan sosial tinggi.
“Harapannya agar acara ini menginspirasi sekolah lain untuk membuat kegiatan serupa sehingga nantinya dapat memiliki generasi hebat,” pungkasnya. (LK2)
Editor: Ahmad Muhlisin













