• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati

Redaksi by Redaksi
Februari 16, 2026
in Regional
0
Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, Pati – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) Kabupaten Pati menjelaskan adanya penonaktifan 59.561 peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di wilayahnya.

Kepala Dinsosp3akb Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia mengatakan penonaktifan PBI JK oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemsos RI) ini dilakukan untuk penyesuaian data terbaru tunggal sensus ekonomi nasional (DTSEN) baik dari Kemensos maupun Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kenapa dinonaktifkan, karena memang saat ini dari Kemensos maupun dari BPS juga kita satu data yaitu melalui data tunggal sensus ekonomi nasional atau DTSEN,” jelas Aviani saat dihubungi, Senin (16/2/2026).

Baca juga: 60 Ribu Peserta BPJS PBI di Pati Mendadak Nonaktif, Ini Syarat Aktifkan Lagi

Selain itu, Aviani menambahkan perubahan data PBI JK ini untuk memastikan kepesertaan tepat sasaran. Menurut dia, data yang diperoleh selama ini untuk membantu masyarakat dinilai kurang tepat.

“Kita mulai bersih-bersih, jadi benar-benar bantuan yang diberikan oleh pemerintah itu bisa tepat sasaran. Karena, dari data DTSEN itu banyak ditemukan yang memang kurang tepat sasaran,” katanya.

Baca juga: Tak Perlu Antre, Urus SKCK di Pati Kini Bisa Online

Adapun kriteria masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan berupa PBI JK berada di desil 1 hingga 5 dengan kategori sangat miskin hingga pas-pasan. Dengan adanya penonaktifan ini, Kemensos bakal merekap ulang untuk memperbaiki data-data tersebut.

“Kalau ada yang kelompok 1 sampai 5 yang ternyata malah masuk ke kelompok menengah ke atas, itu akan dikembalikan, merekalah yang sebenarnya lebih tepat untuk mendapatkan bantuan,” pungkasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: BPJS KesehatanBPJS PBI
Previous Post

Banjir di Pati, Toko Alat Pancing Ini Raup Omzet Capai Rp180 Juta Sebulan

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati

Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati

Februari 16, 2026
Banjir di Pati, Toko Alat Pancing Ini Raup Omzet Capai Rp180 Juta Sebulan

Banjir di Pati, Toko Alat Pancing Ini Raup Omzet Capai Rp180 Juta Sebulan

Februari 16, 2026
Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Harga Gabah Kering di Pati Meroket hingga Rp7.200 per Kilogram

Februari 16, 2026
Peringati HPN 2025, PWI dan Bupati Kudus Hijaukan Lereng Muria

Peringati HPN 2025, PWI dan Bupati Kudus Hijaukan Lereng Muria

Februari 15, 2026

Recent News

Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati

Ini Alasan Pemerintah Mendadak Nonaktifkan Peserta BPJS PBI, Termasuk di Pati

Februari 16, 2026
Banjir di Pati, Toko Alat Pancing Ini Raup Omzet Capai Rp180 Juta Sebulan

Banjir di Pati, Toko Alat Pancing Ini Raup Omzet Capai Rp180 Juta Sebulan

Februari 16, 2026
Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Harga Gabah Kering di Pati Meroket hingga Rp7.200 per Kilogram

Februari 16, 2026
Peringati HPN 2025, PWI dan Bupati Kudus Hijaukan Lereng Muria

Peringati HPN 2025, PWI dan Bupati Kudus Hijaukan Lereng Muria

Februari 15, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved