LINIKATA.COM, PATI – Nasib ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Kembangjoyo Pati kian tidak menentu. Harapan mereka untuk melihat pusat kuliner tersebut direnovasi pada 2026 kembali pupus setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengonfirmasi tidak adanya anggaran perbaikan untuk tahun ini.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kembangjoyo, Tukul. Menurutnya, kondisi lokasi yang saat ini rusak parah dianggap sangat merugikan para pedagang yang menggantungkan hidup di sana.
Janji Renovasi yang Terus Tertunda
Tukul mengungkapkan, para pedagang merasa diberikan janji manis yang tak kunjung terealisasi sejak 2024. Padahal, para PKL telah mematuhi aturan pemerintah untuk pindah dari Alun-Alun Simpang Lima ke lokasi tersebut.
Baca juga: Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi
“Setiap tahun anggaran mulai 2024 katanya bilang mau dibangun, ternyata diundur 2025 sampai lapak lapak yang ditengah itu dibongkar karena 2025 mau dibangun. Pak Bupati di 2026 bilang bakal dibangun, terus ada berita yang bilang bahwa 2026 tidak ada agenda untuk membangun Kembangjoyo,” ungkapnya.
Kondisi Lapangan: Lampu Padam dan Jalan Tergenang
Tukul menyayangkan kurangnya perhatian Pemkab terhadap fasilitas dasar di Kembangjoyo. Keadaan infrastruktur yang buruk membuat pengunjung enggan datang, sehingga omzet pedagang merosot tajam jika dibandingkan saat mereka masih di pusat kota.
“Padahal kondisi saat ini tidak layak, lampu penerangan mati semua, yang rencana mau dibuat alun-alun rumputnya banyak sekali, tidak terurus. Kita sudah mematuhi Perda, tetapi tidak ada, kita kan mencari nafkah untuk keluarga,” ujarnya.
Aspirasi pedagang menekankan bahwa larangan berjualan di kawasan zona merah seharusnya dibarengi dengan penyediaan kawasan relokasi yang layak dan terawat.
Respons Pemkab Pati: Fokus ke Alun-Alun Tayu dan Fasilitas Wifi
Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengakui bahwa tahun 2026 memang tidak ada agenda renovasi fisik untuk Alun-Alun Kembangjoyo. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberikan fasilitas akses internet gratis.
Baca juga: Baru Sehari Bersih-Bersih, Rumah Warga Mintobasuki Pati Kembali Kebanjiran
“Alun-Alun Kembangjoyo memang anggaran di tahun ini renovasi di Alun-Alun Tayu. Tapi untuk Alun-Alun Kembangjoyo kami informasikan ke Kepala Dinas (Diskominfo Kabupaten Pati) Pak Gi (Sugiyono) memasang wifi. Di Alun-Alun Pati (Simpang Lima) sini juga kita bikin free wifi,” terangnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Chandra menegaskan bahwa renovasi besar-besaran terhadap infrastruktur daerah baru akan digenjot secara berkelanjutan pada tahun mendatang.
“2027 fokus pada infrastruktur, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan. Dan optimalisasi aset daerah,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














