• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Redaksi by Redaksi
Februari 6, 2026
in Regional
0
Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Kabar gembira datang dari dunia pertanian di Kabupaten Pati. Padi varietas Inpari 43, yang merupakan hasil budi daya Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, kini mulai dilirik sebagai alternatif unggulan bagi para petani.

Varietas ini dinilai memiliki berbagai keunggulan kompetitif, terutama dalam mendongkrak hasil produksi gabah yang jauh lebih melimpah dibandingkan jenis padi pada umumnya.

Capaian Produksi Inpari 43 di Desa Tamansari

Potensi besar dari Inpari 43 ini dibuktikan langsung melalui pendampingan yang dilakukan oleh Serikat Petani Pati (SPP) di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken. Di lahan yang dikenal sebagai area tadah hujan tersebut, hasil panen menunjukkan angka yang sangat memuaskan.

Baca juga: Plt Bupati Pati Klaim Program “10 Ton Bisa” Sukses, Minta Petani Tak Usah Ragu

Ketua Serikat Petani Pati (SPP), Kamelan, mengungkapkan bahwa dalam satu hektare lahan, varietas ini mampu memproduksi padi dalam jumlah besar.

“Bahkan kalau melihat hasil ubinan bisa mencapai 11,7 ton per hektare,” terang dia, Jumat (6/2/2026).

Keunggulan Inpari 43 Dibandingkan Varietas Lain

Salah satu alasan mengapa varietas ini sangat cocok untuk wilayah seperti Kecamatan Jaken adalah sifatnya yang lebih toleran terhadap kekeringan. Kamelan menjelaskan bahwa banyak petani yang selama ini masih terpaku pada varietas lama seperti Inpari 32, padahal Inpari 43 menawarkan produktivitas yang jauh lebih tinggi.

“Memang belum banyak yang mengenal inpari 43 biasanya masih pakai inpari 32. Ini tentu bisa menjadi alternatif benih padi yang bisa dimanfaatkan para petani. Seperti dari hasil panen terlihat jenis inpari 43 hasilnya lebih banyak sekitar 30 persen dibandingkan jenis lain,” terang dia.

Kamelan juga optimis bahwa angka produksi ini masih bisa dikatrol lebih tinggi jika ditanam pada lahan yang memiliki sistem irigasi teknis yang baik. Selain produktivitas, varietas ini memiliki masa tanam yang efisien, yakni hanya sekitar 111 hari sejak masa semai. Karakteristik batangnya pun kuat sehingga tahan rebah dan memiliki ketahanan yang baik terhadap serangan jamur.

“Ada sejumlah kelebihan lain dari jenis ini. Usia tajamnya hanya sekitar 111 hari dari mulai semai. Kemudian tahan rebah serta lebih tahan jamur,” terang dia.

Kualitas Beras Pulen dan Perawatan yang Mudah

Dari sisi ekonomi dan kualitas konsumsi, Inpari 43 juga tidak kalah bersaing. Kamelan memaparkan bahwa harga jual gabah ini di pasaran relatif stabil dan setara dengan jenis padi lainnya. Bentuk bulir padinya memiliki ciri khas yang ramping, yang seringkali menjadi preferensi bagi pedagang beras.

“Untuk tekstur berasnya juga pulen,” tambah dia.

Baca juga: Diserang Tikus, Petani Jagung Wukirsari Pati Rugi hingga Rp10 Juta per Hektare

Bagi para petani, kemudahan dalam proses budidaya tentu menjadi pertimbangan utama. Menariknya, Inpari 43 justru disebut lebih sederhana dalam hal pemeliharaan. Kamelan menegaskan bahwa meskipun statusnya adalah varietas yang relatif baru bagi sebagian besar petani di Pati, perawatannya tidak menuntut perlakuan yang rumit.

“Untuk perlakuan varietas baru justru jauh lebih mudah,” imbuh dia. (LK2)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Petani
Previous Post

Tagih Utang, Petugas Koperasi di Kudus Malah Duel dengan Suami Nasabah

Next Post

Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Redaksi

Redaksi

Next Post
Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Bupati Sudewo Tanggapi Kasus Kekerasan pada Wartawan saat Liput Rapat Pansus

Sudewo Minta Pansus Jangan Telanjangi Pemerintah: Yang Sempurna Nabi Muhammad

September 5, 2025
Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Oknum Relawan Intimidasi Jurnalis saat Liputan Evakuasi Pendaki Gunung Muria

Juni 26, 2025
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Januari 9, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Februari 6, 2026
Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Februari 6, 2026
Tagih Utang, Petugas Koperasi di Kudus Malah Duel dengan Suami Nasabah

Tagih Utang, Petugas Koperasi di Kudus Malah Duel dengan Suami Nasabah

Februari 6, 2026
Baru Sehari Bersih-Bersih, Rumah Warga Mintobasuki Pati Kembali Kebanjiran

Baru Sehari Bersih-Bersih, Rumah Warga Mintobasuki Pati Kembali Kebanjiran

Februari 6, 2026

Recent News

Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Alun-Alun Kembangjoyo Sepi, Pemkab Pati Akan Pasang WiFi

Februari 6, 2026
Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Tembus 9,4 Ton per Hektare, Varietas Inpari 43 Jadi Primadona Baru Petani Pati

Februari 6, 2026
Tagih Utang, Petugas Koperasi di Kudus Malah Duel dengan Suami Nasabah

Tagih Utang, Petugas Koperasi di Kudus Malah Duel dengan Suami Nasabah

Februari 6, 2026
Baru Sehari Bersih-Bersih, Rumah Warga Mintobasuki Pati Kembali Kebanjiran

Baru Sehari Bersih-Bersih, Rumah Warga Mintobasuki Pati Kembali Kebanjiran

Februari 6, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved