LINIKATA.COM, PATI – Sudah tiga pekan banjir yang melanda Kabupaten Pati belum ada tanda-tanda akan surut. Kondisi ini membuat sebagian besar warga terdampak tak bisa beraktivitas dan membutuhkan uluran tangan.
Dalam kurun waktu tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, lembaga, organisasi, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat lain bahu membahu memberikan pertolongan. Salah satunya adalah Ayo Berbagi Pati. Selama bencana, komunitas ini konsisten menyalurkan bantuan logistik ke berbagai lokasi.
Ketua Ayo Berbagi Pati, Bagus Pujiono, menjelaskan, pihaknya memang mendedikasikan diri untuk membantu masyarakat sekitar. Selama banjir, pihaknya menyalurkan 500 nasi bungkus dan obat-obatan ke lokasi terdampak banjir setiap dua hari sekali.
Baca juga: Pertamina Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Juwana Pati
“Adanya banjir yang lebih dari dua pekan di Pati ini kami mengadakan MBG (Makan Banjir Gratis). Tiap dua hari sekali keliling ke tempat terdampak banjir di Pati, tiap desa kami berikan lebih dari 500 bungkus nasi dan sejumlah obat-obatan langsung di lokasi,” paparnya saat menyerahkan bantuan kepada warga Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Kamis (29/1/2026).
Bagus menyebutkan, Ayo Berbagi Pati mendistribusikan bantuan makanan dan obat-obatan itu ke titik terparah banjir di Bumi Mina Tani. Mereka sampai rela menyewa perahu untuk menuju lokasi.
Selain ke korban banjir, Ayo Berbagai Pati juga rutin menyalurkan bantuan makanan hingga memfasilitasi masyarakat untuk armada ambulans. Bahkan, masyarakat yang butuh kendaraan untuk menuju ke fasilitas kesehatan bisa meminjam.
Baca juga: Atasi Banjir, Pemkab Pati Wacanakan Buat Sodetan 11 Km di Sungai Silugonggo
“Dari kami untuk rutinitas kami Jumat malam dundum (bagikan) nasi di area kota, menyasar tukang becak, pengemis, gelandangan, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kami juga ada ambulans untuk orang kurang mampu yang butuh di antar ke fasilitas layanan kesehatan, bisa gratis,” ujarnya kepada awak media, Kamis, 29 Januari 2026.
Menurutnya, Ayo Berbagi Pati memiliki relawan yang sepenuhnya mendedikasikan untuk masyarakat. Selama 10 tahun berdiri, Ayo Berbagi Pati selalu siap sedia untuk jadi garda terdepan memberi uluran untuk masyarakat.
“Yang bergerak pure relawan semua. Kita semua gak ada yang digaji, dari teman-teman yang menyalurkan dan ibu-ibu RT setempat,” tuturnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














