LINIKATA.COM, PATI –Seorang petani di Dukuh Gayam RT 1 RW 2, Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati merogoh kocek pribadi untuk mengecor jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter. Ia terpaksa melakukan aksi itu karena jengah jalan depan rumahnya rusak dan tak kunjung diperbaiki.
Sehari-hari, warga bernama Rustam itu punya usaha pertanian seperti jagung, alpukat hingga persawahan. Ia mengumpulkan dana sekitar Rp40 juta demi memperbaiki jalan rusak tersebut.
Menurut lelaki 45 tahun itu, memperbaiki jalan tersebut menjadi impiannya sedari lama agar terlihat rapi, indah, dan bersih sehingga membuat masyarakat nyaman untuk lewat. Saat ini, pengecoran sudah selesai 50 meter dan masih berjalan setengahnya lagi.
Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Gunungwungkal Pati Rusak Parah
“Rencana ini mulai lama, istilahnya supaya jalan kita ini nyaman dipandang, bersih di lingkungan. Ini cita-cita saja sejak kecil Mas, supaya jalan desa kita sama-sama enak dilewati warga maupun saudara,” ungkap Rustam saat dihubungi awak media, Jumat (9/1/2026).
Tak hanya mengeluarkan dana pribadi, Rustam juga ikut terjun langsung gotong royong mengecor jalan. Dia bersama warga lain berjibaku menyelesaikan pekerjaan.
“Sebelumnya sudah pernah dibenahi, cuma kita anggap kurang layak. Kalau dikeluhkan sih enggak terlalu, cuma kalau kita pandang kurang begitu layak. Ke depannya supaya teman-teman kita jalannya enak, tetangga kita enak memandang, di mata orang enak juga,” terang Rustam.
Kepala Desa (Kades) Wukirsari, M. Sulistiono mendukung adanya langkah cepat dari Rustam yang membangun jalan. Ia berterima kasih atas partisipasi warganya yang telah mendedikasikan diri untuk kepentingan umum. Sebelumnya, Rustam telah berkoordinasi dengan ketua RT yang kemudian dilaporkan kepadanya.
“Terima kasih atas partisipasinya yang peduli pada kepentingan umum. Mudah-mudahan adanya itu masyarakat desa bisa merawat dengan baik, dan mudah-mudahan yang lain mengikuti,” pesannya.
Baca juga: Jalan Jenderal Sudirman Pati Akan Dipercantik dengan Anggaran Rp20 M
Menurutnya, sebagian ruas jalan di Desa Wukirsari belum tersentuh pembangunan. Hal ini dipicu anggaran dana yang terbatas dan kondisi geografis yang amat sangat luas nan terjal.
“Terus terang kalau di desa banyak, ya jalan yang belum tersentuh maksimal. Kebetulan beliau (Rustam) ada rezeki, dan jalan depan rumahnya sudah kita bangun, lalu berlanjut beliau membantu membangun jalan,” katanya.
Ia berpesan kepada warga Desa Wukirsari untuk saling mendukung pembangunan yang ada di dalam desa. Bagi siapapun memiliki rezeki dan inisiatif membangun infrastruktur, Pemdes Wukirsari akan terus mendukung.
“Pesan untuk warga mudah-mudahan warga yang punya rezeki lebih berbagi dengan kanan-kiri terutama jalan umum,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














